Jumlah Penumpang Turun, Tonase Kargo Naik

 

John Slosar, Cathay Pacific, Cargo, penerbangan John Slosar

Tanggal 17 Oktober 2012 lalu, Cathay Pacific Airways ini merilis laporan gabungan dari Cathay Pacific dan Dragonair untuk periode bulan September 2012 yang menunjukkan penurunan dalam jumlah penumpang, tingkat isian dan kapasitas dibanding tahun sebelumnya. Namun, jumlah tonase kargo dan surat menunjukkan pertumbuhan yang positif untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Cathay Pacific dan Dragonair membawa total penumpang sebanyak 2.245.995 selama bulan September – atau turun 0,4% dibandingkan pada bulan yang sama tahun lalu - sementara load factor penumpang turun 1,5 poin persentase menjadi 78,2%. Kapasitas per bulan, yang diukur dalam kursi yang tersedia per kilometer (ASKs) turun sebesar 2,1% secara year on year dibanding 2011. Hingga saat ini, jumlah penumpang yang dibawa meningkat sebesar 5,9% sedangkan kapasitas naik sebesar 4,9%.

Kedua maskapai telah membawa 134.584 ton kargo dan surat bulan lalu, naik sebesar 2,4% dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu, sedangkan load factor untuk kargo dan surat turun 2,0 poin persentase menjadi 62,8%. Kapasitas, yang diukur dengan jumlah kargo/ surat yang tersedia/ kilometer ton, turun sebesar 0,3%, sedangkan kargo dan surat per ton yang diterbangkan turun sebesar 3,3%. Hingga saat ini, jumlah tonase turun sebesar 8,3% dibandingkan dengan penurunan kapasitas sebesar 4,9%.

"Pada bulan September kami memangkas frekuensi pada sejumlah layanan penerbangan jarak jauh sebagai salah satu langkah efisiensi-biaya yang kami mengumumkan pada bulan Mei untuk membantu mengelola usaha kami dalam menghadapi harga bahan bakar yang tinggi. Kapasitas penumpang kami akan menunjukkan pertumbuhan negatif selama sisa tahun 2012 dan hingga tahun depan. Permintaan di kabin premium biasanya meningkat setelah musim liburan musim panas, tetapi tahun ini peningkatan tersebut melambat, terutama pada rute regional. Sejumlah perusahaan besar masih memberlakukan pembatasan perjalanan untuk para stafnya,” General ManagerRevenue Management Cathay Pacific, James Tong menjelaskan.

GM Cargo Sales & Marketing Cathay Pacific, James Woodrow, mengatakan, permintaan dari pasar utama mulai meningkat sejak pertengahan September dan seterusnya, dibantu oleh pengiriman produk konsumen yang hi-tech dari Daratan China dan pusat manufaktur lainnya seperti Vietnam. Ada juga musim pra-liburan pendek dalam rangka Hari Nasional "golden week" di Cina daratan. “Kami akan mengoperasikan layanan yang lebih terjadwal ke Eropa dan Amerika mulai pertengahan Oktober dan seterusnya tapi masih jauh dari jumlah kargo yang dioperasikan pada periode yang sama tahun 2010. Pasar dari Asia ke Eropa pada khususnya masih lemah dan kompetisi harga yang ultra-kompetitif dikarenakan pasokan terus melebihi permintaan meskipun telah dilakukan pengurangan kapasitas,” ujarnya.

Meskipun menghadapi situasi yang masih dibayangi krisis, Cathay Pacific tetap melakukan investasi, ekspansi dan inovasi. Patton Chan, Country Manager Cathay Pacific Airways untuk Indonesia, mengakui, harga bahan bakar yang naik memang menjadi tantangan tersendiri. Cathay Pacific sendiri menerapkan fuel hedging dengan proporsi sekitar 50-60 persen.

Selain itu, terkait investasi, Cathay Pacific pun tetap melakukan pembelian 97 pesawat baru yang telah mulai didatangkan secara bertahap hingga tahun 2020 nanti. Saat ini jumlah maskapai Cathay Pacific ada 137 pesawat dengan usia rata-rata pesawat penumpang adalah 10,7 tahun.

Cathay Pacific juga terus berinovasi. Pada 25 September 2012, Cathay Pacific Airways meluncurkan produk Kelas Regional baru, bertepatan dengan ulang tahun ke-66 sebagai maskapai penerbangan Hong Kong. Berbicara pada acara peluncuran yang diadakan di Cathay Pacific City, kantor pusat maskapai, Chief Executive John Slosar mengatakan, kursi Kelas Bisnis Regional ini dikembangkan setelah mendengarkan tanggapan dari pelanggan Cathay Pacific dan sebagai bukti komitmen perusahaan untuk keunggulan dalam inovasi dan memberikan pengalaman perjalanan yang luar biasa. “Investasi berkelanjutan kami dalam produk dan jasa merupakan elemen kunci dari komitmen berkesinambungan kami untuk mengembangkan Hong Kong sebagai salah satu pusat penerbangan internasional terkemuka di dunia," ujar Slosar.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)