Jurus Hong Kong Menarik Wisatawan di Malam Tahun Baru 2014

Tahun baru 2014 sudah tiba. Banyak orang merayakan liburan tahun baru ke berbagai kota di dalam dan luar negeri, termasuk Hong Kong.  Negeri kepulauan yang dijuluki sebagai ‘The City of Light Asia’ itu memang menawarkan banyak keistimewaan. Mulai dari wisata belanja hingga destinasi yang mengusung kecanggihan teknologi.

Salah satunya Hong Kong Countdown Celebrations yakni selebrasi yang diselenggarakan oleh Hong Kong Tourism Board (HKTB) untuk malam pergantian tahun baru (31 Desember) di sepanjang Victoria Harbour. Hajatan besar ini mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara dari belahan dunia.

Hong Kong

Hong Kong siap untuk menyelenggarakan musikal piroteknik yang luar biasa di mana akan sebagai acara dengan skala terbesar sepanjang sejarah dan lebih mengagumkan dari sebelumnya yang pernah ada. "Tahun ini, pertunjukan piroteknik akan dilaksanakan dalam bentuk musikal. Untuk menyediakan aransemen ideal untuk piroteknik, para teknisi dengan hati-hati dan seksama memasang kembang api dalam urutan dan posisi yang benar," tutur Manajemen Hong Kong Tourism Board dalam siaran medianya.

Mereka mengklaim, skala musikal piroteknik ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah acara. Lebih dari 20 kapal kembang api dan ponton piro akan di pasang di Victoria Harbour. Enam lapis kembang api dan piroteknik akan diluncurkan dari berbagai ketinggian di atas pelabuhan dari darat dan laut.

Untuk pertama kalinya, kembang api akan disertakan dalam acara ini sinkron dengan piroteknik, efek pencahayaan khusus dan juga musik. Wilson Mao, Multi Media & Pyrotechnic Director merancang display piroteknik dan memperlihatkannya dalam bentuk animasi.

Sebagai informasi, mengutip Sydney Morning Herald (10/9/2013), warga China terus menerus bepergian ke luar negeri dalam jumlah besar. Hong Kong merupakan tujuan wisata favorit mereka.

Pada daftar 25 besar tujuan turis China pada tahun 2012, Hong Kong menempati posisi nomor 1 dengan 15,1 juta kunjungan. Selanjutnya tujuan wisata diikuti oleh Macau dengan 7,9 juta dan Korea Selatan dengan 3,3 juta kunjungan. Sedangkan Indonesia berada pada posisi 16 dari 25 destinasi wisata favorit para turis China, dengan 585 ribu pengunjung pada tahun 2012. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)