Kebijakan Pemerintah dan SDM Jadi Poin Penting Tarik Investor Masuk Kabupaten

(Kiri- Gita Syahrani, Kepala Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mendorong investasi untuk masuk ke daerah. Pasalnya, Indonesia memiliki beragam potensi yang bila didorong oleh modal bisa menjadi penggerak ekonomi. Oleh sebab itu, pada acara Apkasi Otonomi Expo 2019, hadir segenap stakeholder kemajuan ekonomi daerah. Salah satunya adalah Alfedri, Bupati Kabupaten Siak turut mendiskusikan potensi daerahnya.

"Kami di Siak sudah punya peraturan tentang lingkungan hijau yang merupakan pedoman siklus ekologi yang mengelola sumber daya alam berkelanjutan. Dalam mengelola sawit, kami memikirkan bagaimana penyelamatan lingkungan. Dari total luas lahan sawit Kabupaten Siak adalah sebesar 325 ribu ha. Ini saja barangkali kalau (produksi) 50 ton per jam perlu sekitar 30 buah pabrik. Ini sebenarnya investasi untuk pengolahan sawit masih memungkinkan, dan kami memberikan kemudahan (untuk investasi masuk)," ujar Alfedri kepada SWA Online.

Ia juga menyampaikan, demi kesejahteraan masyarakat, pihaknya ingin meningkatkan harga sawit melalui pendaftaran sertifikat agar Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki bagus. Hal ini, pemerintah Siak bekerja sama dengan Non-profit Organization (NGO).

Dari perspektif investor, Adrian Suharto, Head of Sustainability Neste, turut menyampaikan pendapatnya. "Menurut saya yang paling penting adalah niat dari pemerintah daerah melalui peraturan, juga pelaksanaannya. Terus terang ketika kami ingin bergabung dengan berbagai macam daerah potensial," kata Adrian.

Insan Syafaat, Staff to Managing Director Sustainability and Strategic Stakeholders Engagementdari Golden Agri Resources Ltd. menambahkan, komitmen pemerintah juga diperlukan. Maksudnya pemerintah perlu berkomitmen untuk membina masyarakat terkait konsep keberlanjutaan dan hijau. Pun para pemangku kepentingan di belakang pemerintah harus siap. Mereka adalah pihak swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan masyarakat. Persebaran informasi yang baik juga jadi poin yang ditambahkan oleh Masakatsu Terazaki, Direktur dan GM Kyuden.

Gita Syahrani, Kepala Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari mengatakan, "Bagi kami yang paling penting adalah sumber daya manusia (SDM). Jangan sampai ada banyak ketimpangan, ada distribusi yang tidak merata antara investasi yang masuk dengan mandeknya pembangunan SDM. Paling penting itu adalah kita bisa mendistribusi secara merata dan juga mengikis kesenjangan-kesenjangan yang terjadi antar daerah dengan pusat."

Poin-poin tersebut sebenarnya sudah mulai difasilitasi oleh Apkasi. Nelson Pomalingo, Bupati Gorontalo, Ketua Program, dan Dewan Pengurus Apkasi mengatakan bahwa yang pertama disiapkan pemerintah kabupaten/kota adalah kelembagaan. Kedua, kebijakan. Ketiga, edukasi kepada SDM. "Oleh karena itu peran media penting untuk bantu mempublikasi informasi," ujarnya menutup penjelasan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)