Kementerian ESDM, Pemprov DKI, PGN Perluas Jaringan Gas ke Rusun Marunda

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), secara bersama-sama meresmikan penyaluran gas bumi di rumah susun (rusun) Marunda, Jakarta Utara (25/9). Peresmian proyek pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

PGN2Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) ini sendiri merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi dan menekan subsidi BBM serta mendorong penggunaan energi yang lebih bersih. Pembangunan jargas telah dilakukan Kementerian ESDM cq Ditjen Migas sejak tahun 2009 dan hingga saat ini telah terpasang ±73.000 SR yang tersebar di seluruh Indonesia.

Khusus untuk rusun di Jabotabek Kementerian ESDM cq Ditjen Migas mulai melakukan pembangunan sejak tahun 2011 dengan total 5.234 sambungan rumah (SR) yang terdiri dari Rusun Tebet Berlian (120 SR), Tebet Harum (320 SR), Tzuchi (1.055 SR), Cinta Kasih (582 SR), Flamboyan (560 SR), TNI AL (95 SR), Marunda (700 SR), Sukapura (100 SR), Tipar Cakung (1.000 SR), Manis Jaya (382 SR) dan Menteng Sari (320 SR). Pembangunan jargas tersebut merupakan bukti dari komitmen pemerintah untuk mendukung percepatan konversi energi ke gas bumi.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Edy Hermantoro, mengatakan bahwa penyaluran gas bumi untuk rumah tangga di rusun Marunda ini merupakan tahap awal pengoperasian jargas di rusun Jabotabek. Selanjutnya PGN akan melakukan pengoperasian jargas di rusun yang lain secara bertahap.

Melalui sinergi yang melibatkan pemerintah pusat, PGN dan Pemprov DKI, masyarakat di rusun Marunda dapat memanfaatkan gas bumi yang lebih murah, ramah lingkungan dan aman.

"Sinergi ini adalah kunci bagi upaya percepatan pemanfaatan gas bumi yang terus diupayakan oleh pemerintah. Oleh karena itu kementerian ESDM cq Ditjen Migas akan terus mendorong BUMN dan stakeholder lain seperti pemerintah daerah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia," kata Edy pada peresmian gas bumi di rusun Marunda.

Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, menjelaskan, pada tahap awal terdapat sebanyak 500 unit rumah di kluster A yang sudah terpasang pipa gas PGN dan menyusul selanjutnya sebanyak 200 unit rumah disana. Dari jumlah tersebut 280 unitnya telah dialiri gas PGN yang nantinya secara bertahap seluruh rumah akan dapat merasakan manfaat gas bumi PGN.

Penyaluran gas bumi ke rusun Marunda ini merupakan bagian dari komitmen PGN untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan konversi ke gas bumi, khususnya program dari Pemprov DKI Jakarta untuk menjadikan ibukota Jakarta sebagai kota berbasis gas bumi.

"PGN akan terus mendukung langkah-langkah Kementerian ESDM dan Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan konversi BBM ke gas bumi yang terbukti lebih efisien, ramah lingkungan dan aman. Dengan gas bumi kita bersama-sama mewujudkan Indonesia yang makmur dan mewariskan lingkungan yang bersih kepada anak cucu kita nanti," jelas Hendi.

Pengembangan jaringan dan peningkatan pelanggan gas rumah tangga juga dilakukan PGN diantaranya bagi pelanggan rumah tangga untuk rumah tapak di wilayah Klender, Tebet, Rawamangun dan Menteng serta rumah susun yang berada di sejumlah lokasi di Jakarta.

Menurut Hendi, peningkatan pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga di Jakarta merupakan bagian dari Program PGN Sayang Ibu, yaitu program sejuta sambungan gas bumi bagi rumah tangga di Indonesia. Program yang diinisiasi oleh PGN ini merupakan bukti komitmen dan konsistensi PGN dalam mewujudkan konversi ke gas bumi, khususnya di sektor rumah tangga.

"Melalui pemanfaatan gas bumi masyarakat sesungguhnya telah ikut berpartisipasi secara langsung untuk mengurangi beban subsidi pemerintah di sektor energi yang terus meningkat. Dengan pengalaman, kemampuan dan komitmen PGN yang sudah terbukti dan teruji selama hampir setengah abad membangun infrastruktur dan menyalurkan gas bumi, PGN siap untuk bersinergi mewujudkan konversi ke gas bumi," tandas Hendi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)