Kesiapan BNI Majukan Wirausaha Fashion

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan diri siap membantu para wirausaha yang bergerak di bidang fashion. Salah satunya, bank BUMN ini membantu dalam hal pemberian fasilitas kredit, yakni melalui BNI Wira Usaha (BWU).

“BNI selalu membuka diri apalagi untuk pengembangan industri kreatif, di mana pangsa pasarnya di dalam negeri sendiri masih besar, apalagi di luar negeri,” sebut Purnomo B Soetadi, Executive Vice President BNI, di Balai Sidang Jakarta, Kamis (15/2/2013) kemarin.

Purnomo B Soetadi, Executive Vice President BNI

 

 

 

 

 

 

 

 

Sejauh ini, dia menerangkan, penyaluran kredit  usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai sekitar Rp 25 triliun per akhir tahun 2012. Sementara portofolio kredit BNI Wira Usaha yang merupakan bagian dari kredit UMKM ada sekitar Rp 13 triliun. “Itu per Desember 2012,” lanjutnya.

Sementara itu, portofolio kredit bagi industri fashion masih relatif kecil. Kisarannya 5 persen dari angka Rp 13 triliun. Sekalipun demikian, Purnomo mengklaim ada pertumbuhan penyaluran kredit BNI bagi wirausaha fashion. “Jadi, kalau porsi portofolio fashion memang masih relatif kecil,” imbuhnya.

Dia pun menerangkan, hambatan dalam penyaluran kredit kepada wirausaha di bidang fashion adalah ada pada debiturnya. Kebanyakan para debitur atau pengusahanya belum bankable. “Karena mereke kalau UMKM fashion itu adalah start up, atau baru mau mulai (usahanya),” kata Purnomo.

Meski demikian, BNI tak meninggalkan para pengusaha fashion begitu saja. Bank BUMN ini tetap berusaha ambil bagian dalam pengembangan industri fashion. Caranya adalah BNI memberikan kredit usaha rakyat terlebih dahulu. “Kemudian kalau dia berkembang lagi kita berikan kredit BNI Wira Usaha,” tutur Purnomo.

Untuk diketahui saja, di ajang Indonesia Fashion Week 2013, BNI secara simbolis memberikan fasilitas kredit BNI Wira Usaha yang diserahkan oleh Darmadi Sutanto, Direktur Konsumer dan Ritel BNI kepada salah satu debitur BNI di sela-sela acara pembukaan, Kamis kemarin. Program kredit BNI Wira Usaha yang disiapkan BNI selama event IFW 2013 berlangsung memberikan beragam keringanan, yaitu, diantaranya, biaya propisi yang ringan, bebas biaya administrasi, serta proses persetujuan kredit yang singkat.

Fasilitas kredit ini dapat diberikan kepada pemohon atau calon debitur perorangan atau UMKM yang telah memulai usahanya dan memerlukan tambahan fasilitas finansial untuk mengembangkan usaha. “Potensi industri kreatif (di mana industri fashion termasuk di dalamnya) sangat besar, potensi pasar juga semakin besar dengan demografi penduduk,” tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)