Kuat Distribusi Multichannel, Prudential Kantongi Premi Rp 19,3 Triliun

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membukukan hasil kinerja keuangan yang kuat di tahun 2012. Total pendapatan premi meningkat 30 persen menjadi Rp 19,3 triliun dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp 14,8 triliun. Pendapatan premi bisnis baru tumbuh 24 persen menjadi Rp 9,9 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 7,9 triliun. Sementara itu, bisnis syariah mencatatkan total pendapatan premi Rp 2,1 triliun, naik 21,1 persen dari pencapaian tahun 2011 sebesar Rp 1,7 triliun.

Kinerja Prudential yang kuat didorong oleh inovasi produk yang berkelanjutan serta kekuatan jaringan distribusi multi-channel kelas dunia. Pertumbuhan perusahaan yang berkesinambungan menjadi landasan bagi upaya kontribusi Prudential Indonesia, baik terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan kesejahteraan keuangan jangka panjang bagi nasabah.

William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia, menjelaskan, “Kesuksesan kami mencerminkan komitmen dan fokus perusahaan dalam menyediakan layanan yang terbaik di kelasnya serta produk yang sesuai kebutuhan bagi masyarakat Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat telah meningkatkan permintaan akan produk-produk asuransi. Prudential tanggap merespon hal ini, dengan secara efektif memenuhi kebutuhan nasabah.”

Saat ini, produk utama Prudential adalah unit-link premi reguler baik konvensional maupun syariah. Meski demikian, pihaknya akan terus mengembangkan portofolio produk, termasuk riders baru yang komprehensif dan inovatif guna memenuhi kebutuhan dari keluarga para pekerja di Indonesia. Prudential berupaya untuk menjadi perusahaan kelas dunia dengan menerapkan standar tertinggi dalam setiap hal agar memuaskan lebih dari 1,7 juta nasabah di Tanah Air.

Seluruh dana kelolaan kami tercatat menempati posisi tiga teratas di kelas aset masing-masing dan tentunya manajer investasi kami dari Eastspring Investments akan senantiasa memastikan upaya terbaik dalam mengelola portofolio nasabah untuk mencapai hasil maksimal. Kami percaya, produk-produk unit-link akan terus menjadi pilihan nasabah untuk membantu mereka dalam memenuhi sasaran keuangan jangka panjang,” kata William.

Membangun tim kelas dunia

Prudential Indonesia selalu berusaha untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pemasaran serta karyawan di industri ini melalui pelatihan yang berkelanjutan, merekrut, dan mempertahankan bakat-bakat terbaik. Menurut William, pelatihan secara berkelanjutan dan pengembangan tenaga pemasaran plus karyawan merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan Prudential Indonesia. Kuatnya jaringan profesional agen dan partnership distribution yang telah menjadi ujung tombak penjualanserta para karyawan yang berdedikasi mampu menghasilkan kinerja yang berkualitas.

Membangun bisnis dengan tanggung jawab

Sebagai pelaku usaha terdepan, kesuksesan Prudential tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan. Menjadi perusahaan yang bertanggung jawab juga merupakan bagian penting bagi pertumbuhan Prudential Indonesia.

Prudential Indonesia pada 2012 membayarkan total klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar lebih dari Rp 5,8 triliun, meningkat 47% dibandingkan tahun 2011. Prudential akan terus memberikan pelayanan kepada nasabah kami dalam menghadapi berbagai ketidakpastian, dan membangun masa depan yang lebih aman dalam memenuhi kebutuhan mereka. Total dana kelolaan pada 2012 mencapai Rp 34,5 triliun, meningkat 25,6% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 27,4 triliun. Prudential Indonesia berbahagia dapat berkontribusi terhadap perkembangan pasar jasa keuangan nasional.

Tanggung jawab sosial perusahaan/ Corporate Social Responsibility (CSR) terus menjadi tonggak pertumbuhan perusahaan. Prudential Indonesia komit memainkan peran aktif di dalam masyarakat. Pada 2012, Prudential meluncurkan kampanye “Sejuta Hati untuk Sejuta Mimpi”, yang berfokus pada anak-anak, pendidikan, serta pencegahan dan penanggulangan bencana.

Kami akan terus berinvestasi dalam mengembangkan inisiatif-inisiatif CSR, dalam usaha untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk mempromosikan kesadaran keuangan (financial literacy) ke seluruh negeri, serta dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengakses produk dan layanan keuangan yang dapat membantu mereka mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih baik,” ujar William. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)