Robert F. Bruner: 5 Tantangan Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Robert F. Bruner, dekan Darden School of Business, Universitas Virginia, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi, di atas 6%, akan terus berlanjut, walaupun terdapat tekanan terhadap nilai tukar mata uang Rupiah, di mana neraca perdagangan yang negatif merupakan salah satu faktor penekan tersebut. Namun, terdapat lima tantangan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil tersebut.

Robert F. Bruner, Dekan Darden School of Business, Universitas Virginia

Pada acara konferensi pers mengenai kunjungannya ke Jakarta, bertempat di Hotel Four Season, Dean Bruner, begitu ia akrab disapa, menjelaskan mengenai lima tantangan untuk mengelola pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6%. Pertama, tantangan dalam hal mengelola transisi ekonomi. “Bagaimana pemerintah mengelola transisi ekonomi dari  yang berbasis agrikultur ke ekonomi dengan basis beraneka ragam,” ungkap Bruner yang memimpin sekolah bisnis yang menduduki peringkat satu dalam hal pengalaman edukasi dan peringkat tiga program MBA di Amerika Serikat, peringkat empat di dunia menurut majalah The Economist pada 2011 lalu.

Tantangan kedua, membangun ekosistem bisnis. “Kita juga harus membangun ekosistem bisnis di mana perlu ada infrastruktur yang membangunnya, seperti kelembagaan, hukum, dan lainnya,” katanya. Ketiga, perlindungan terhadap lingkungan alam merupakan syarat untuk mempertahankan pertumbuhan yang tinggi. Tantangan keempat, yaitu harus bisa menarik investasi, baik investasi langsung (foreign direct investment), maupun melalui bursa saham. “Ini membutuhkan keahlian khusus,” ujarnya yang dikenal sebagai ekonom keuangan dengan sejumlah buku yang telah ditulisnya, yaitu Deals from Hell, Applied Mergers and Acquisition, The Panic of 1907: Lesson Learned From The Market’s Perfect Storm.

Tantangan kelima adalah membangun sumber daya manusia. “Talented leadership di lingkungan bisnis dan pemerintahan jika ingin mmpertahankan pertumbuhan,” ungkap Dean Bruner. Ia menekankan pada pentingnya peran kepemimpinan yang kapabel di mana hal ini berperan sangat signifikan dalam menjaga pertumbuhan yang tinggi dan relatif stabil. Menurutnya, Indonesia yang pertumbuhan ekonominya relatif tinggi dan stabil membutuhkan pemimpin-pemimpin bisnis yang capable dan sensitif terhadap perkembangan wawasan global. (EVA)

 

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)