Lima Tokoh Perempuan Raih Super Woman Award 2013

Peraih Super Woman Award 2013 Peraih Super Woman Award 2013

Lima perempuan Indonesia memperoleh Super Women Award yang diselenggarakan Angel Voice Indonesia dan Metro TV. Ajang ini bertujuan untuk mendorong agar semakin banyak perempuan pemimpin di berbagai bidang yang peduli pada kesehatan dan mensosialisasikan agar perempuan Indonesia tidak terkooptasi oleh maraknya budaya dan gaya hidup konsumtif yang berakibat bagi penurunan kesehatan masyarakat dan peningkatan mobiditas dan mortalitas.

Pemilihan kelima perempuan peraih Super Women Award ini dilakukan oleh lima juri yang terdiri dari tokoh perempuan Indonesia yang telah melakukan pertemuan internal sejak awal tahun dan membehas kriteria. Mereka yang menjadi dewan juri adalah Dr Kusumadewi Sutanto MPd, Dr Dewi Motik Pramono MSi, Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM (K) dan Dr Debby Vinski AAMS. Dari 236 nama yang masuk dari masyarakat, akhirnya dewan juri secara aklamasi berhasil menentukan lima tokoh perempuan Indonesia sebagai penerima Super Woman Award Indonesia 2013.

Dalam melakukan penilaian, dewan juri memiliki sejumlah kriteria yaitu; wanita WNI yang tidak terlibat pelanggaran hukum, pemimpin bisnis/organisasi yang sukses di Indonesia, memilki prestasi di bidang yang dikuasai dan berdampak kepada perkembangan ekonomi dan sosial di Indonesia, merupakan sosok yang dapat menjadi panutan bagi generasi selanjutnya, memiliki jiwa leadership baik di lingkungan kerja dan sekitarnya, telah melakukan dampak yang signifikan terhadap orang disekitarnya yang dapat diwariskan ke generasi mendatang, memiliki kontribusi di lingkungannya maupun lingkup yang lebih besar, sukses dalam membina keluarga harmonis, memiliki kesadaran akan kesehatan.

Karen Agustiawan saat memperoleh penghargaan Super Woman Award Karen Agustiawan saat memperoleh penghargaan Super Woman Award

Kelima penerima Super Woman Award 2013 tersebut adalah Moeryati Soedibyo, Nafsiah Mboi, Linda Amalia Gumelar, Karen Agustiawan, dan Tri Rismaharini. Mereka dinilai memenuhi kriteria yang telah ditentukan dewan juri. Sebagai tanda penganugerahan kepada mereka, kelima perempuan ini memperoleh piala yang menyimbolkan perempuan yang mandiri.

Bagi Karen Agustiawan, kegiatan yang inline dengan CSR perusahaannya ini merupakan acara yang bagus dan menjadi lecutan baginya untuk mempertahankan kesuksesan yang telah diraih. "Pesan saya hanya satu, dengan semakin banyak penghargaan yang diterima, harus makin sederhana. Penghargaan itu seperti lecut. Bagi saya, ini merupakan kesuksesan yang harus dipertahankan atau ditingkatkan." ujar Karen. Selain itu, ia pun optimis bahwa masih banyak perempuan hebat di Indonesia, termasuk di institusinya yang saat ini belum muncul dan akan ia asah. Baginya, segala tantangan yang ada, merupakan kesempatan untuk membuktika bahwa perempuan bisa. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)