Logo Baru YDBA di Usia ke-35

Peluncuran Logo Baru YDBA Peluncuran Logo Baru YDBA

Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) termasuk yayasan yang sangat konsisten dalam membina dan mengembangkan UKM di Indonesia. Tahun ini yayasan yang berada di bawah Grup Astra ini memasuki usia ke-35. Lembaga ini didirikan dari begitu tingginya konsern William Soeryadjaya, pendiri grup bisnis ini pada pengembangan kewirausahaan.

Pada acara syukuran ulanng tahun ke-35, YDBA meluncurkan logo baru yang menggambarkan filosofi keberlanjutan (infinity), sesuai dengan komitmen YDBA selama ini. Ini diperlihatkan dengan warna merah putih menunjukan semangat nasionalisme, sesuai dengan harapan YDBA yang ingin menjadi salah satu yayasan yang bermanfaat bagi seluruh pelaku UKM di Indonesia dan kelak akan menjadi kebanggaan bangsa, sesuai dengan visi Astra pada tahun 2020, yaitu menjadi kebanggaan bangsa (pride of the nation).

F.X Sri Martono, Ketua Pengurus YDBA, menunjukkan optimismenya pada UKM-UKM binaannya akan tumbuh lebih besar dari sekarang. "Melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas UKM YDBA mereka akan lebih maju dari sekarang," ujarnya. Di tengah perayaan ultah dengan tema Bersinergi Membangun Negeri, diharapkan YDBA bisa menjadi bagian negeri ini dalam pengembangan UKM lebih maju lagi.

Terlebih Euis Saedah, Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian, menegaskan hal ini juga dalam sambutannya bahwa 99 persen perekonomian Indonesia didominasi oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). "Di antara itu ada industri kecil dan menengah atau IKM 3,4 juta unit usaha atau 6 persen dari total UMKM," ujarnya.

YDBA diharapkan Euis bisa membantu para pelaku UMKM ini dalam mengembangkan dan meningkatkan kapasitasnya serta menjadi jembatan bagi mereka untuk menemukan pasar (value chain) produk ke industri yang lebih besar.

“Saya berharap YDBA mampu menjadi jembatan bagi IKM untuk menjadi value chainbagi industri besar sehingga terjadi perluasan akses pasar yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku IKM di Indonesia,” ujar Euis.

Dalam kesempatan yang sama YDBA memberikan award bagi para UKM Binaannya, seperti PT Inti Polymetal sebagai UKM dengan QCC Terbaik, Sukarlis sebagai UKM Pertanian terbaik, CV Family Auto Motor sebagai UKM Bengkel terbaik, PT Asta Kriya sebagai UKM Kerajinan terbaik, dan PT Multikarya sebagai UKM Mandiri terbaik.

Filosofi yang dipegang YDBA yang ditanamkan oleh William selaku pendiri, bahwa dalam membina UKM "Berilah Kail Bukan Ikan" terus dipegang YDBA sejak berdiri pada 1980. UKM binaan YDBA selain turut menjadi bagian rantai pasok Grup Astra, juga terus mendukung makin luasnya kesempatan bekerja. Hingga Juni 2015 YDBA telah memberikan pembinaan kepada 8.916 UKM dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 60.446 orang. Untuk pemuda putus sekolah, YDBA telah melatih 588 pemuda putus sekolah menjadi mekanik. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)