Mandiri Capital Pimpin Pendanaan Investasi Moka Pos

Mandiri Capital Indonesia (MCI) memimpin sindikasi pendanaan untuk investasi startup fintech dalam bidang POS (Point of sales) yaitu Moka Pos senilai US$ 2 juta. Menurut Hira Laksamana, Direktur Keuangan Mandiri Capital Indonesia, startup tersebut merupakan perusahaan dalam negeri yang fokus pada bisnis Mobile Point of Sale untuk UMKM di Indonesia.

Moka Pos menyediakan aplikasi Android/iOS yang digunakan untuk kasir baik merchant online maupun offline yang membantu pemilik bisnis dalam mengakses data seperti laporan penjualan, persediaan dan komplain dari customer secara langsung. Mandiri memiliki banyak pelanggan UKM, dan misi untuk membantu mereka bertumbuh.

Moka Pos (Doc. Google Play)

Melihat pendanaan oleh MCI sebagai investasi strategis, Haryanto Tanjo, CEO dan Pendiri Moka, mempercayai bahwa UMKM Bank Mandiri yang sangat luas akan mendapatkan manfaat dari POS dan solusi pembayaran. Ia berharap kerja sama ini dapat memberdayakan bisnis-bisnis lokal.

Moka digunakan oleh lebih dari 2.500 toko di Indonesia, dan berencana untuk tumbuh secara agresif tahun ini bersama MCI. Perbankan akan memprioritaskan startup yang bergerak di teknologi keuangan dalam memberikan injeksi. Pasalnya, kedepan teknologi keuangan, terutama sistem pembayaran universal, akan menjadi industri unggulan menyikapi perkembangan perdagangan elektronik.

Perseroan akan memberikan akses penyertaan modal pada startup yang potensial dan akan memberikan mentoring kepada para startup dalam pengelolaan bisnis sekaligus memberikan masukan ide dan saran. Kemudian, MCI juga akan membantu memperluas akses pasar bagi pengusaha yang telah memperoleh modal, untuk mengenalkan produk dan jasanya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Dusdusan.com Dorong Member Jadi Wirausaha Mandiri

    Didirikan sejak tahun 2014 dengan berfokus pada omset, membuat kinerja Dusdusan.com mengalami pasang surut. Berangkat dari sana, akhirnya...

Close