Mandiri Dominasi Pasar Kredit Sindikasi

Karyawan Bank Mandiri melayani nasabah

Bank Mandiri terus memperkuat penyaluran kredit sindikasi dimana sepanjang tahun 201. Bank plat merah ini dinobatkan Bloomberg sebagai Mandated Lead Arranger dan Bookrunner dalam League Table Report teratas di Indonesia.

Berdasarkan sumber yang sama, Bank Mandiri juga menjadi satu-satunya bank dari Indonesia yang berhasil masuk ke posisi 10 besar Mandated Lead Arranger di ASEAN market loan. Pada  2018, tercatat telah memimpin 36 transaksi kredit sindikasi senilai US$ 13,16 miliar.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri,Royke Tumilaar ,mengemukakan, prestasi ini menunjukkan bahwa bank BUMN  terlibat aktif dan semakin dipercaya dalam memimpin sindikasi di Indonesia.

"Penyaluran pembiayaan dengan pola sindikasi dianggap efektif untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek besar, khususnya sektor infrastruktur," ujarnya.

Menurutnya, pencapaian ini juga merupakan salah satu komitmen untuk mendukung pengembangan bisnis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui aliansi dengan bank lain. "Kami meyakini, dengan aliansi, peran perbankan dalam mendukung pengembangan ekonomi, dapat lebih optimal," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Royke, menjadikan kredit sindikasi sebagai salah satu fokus perseroan, bersama dengan pengembangan pembiayaan secara structured finance. Hal ini terutama untuk pengembangan infrastruktur di Tanah Air dimana porsi dari total pembiayaan Bank Mandiri cukup besar yaitu pembangunan jalan tol sebesar 32%, ketenagalistrikan 32% dan industri pertambangan 25%.

Salah satu pendanaan yang disalurkan untuk pengembangan infrastruktur adalah project Jakarta Tollroad Development, yang terdiri dari enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta. Untuk tahap 1 dibangun ruas Semanan-sunter dan Sunter-Pulogebang dengan panjang 30 km dan pembiayaan sebesar Rp 13,7 triliun.

Saat ini Bank mandiri juga memimpin pembiayaan sindikasi untuk pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan yaitu Ruas Balikpapan–Samarinda dengan total pembiayaan sebesar Rp 6,98 triliun. Untuk sektor kelistrikan sendiri, sepanjang tahun 2018 Bank Mandiri terlibat dalam pembiayaan dengan total nilai Rp 52 triliun.

Editor ; Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)