Manulife Gencar Gelar Edukasi Finansial

Kecerdasan finansial menjadi suatu hal yang penting bagi kehidupan saat ini. Selain makin meningkatnya daya beli, makin banyaknya jumlah merek pun memengaruhi seseorang dalam mengelola keuangannya, apalagi dengan gaya hidup masa kini yang dapat dikatakan konsumtif. Menanggapi hal tersebut, Asuransi Jiwa Manulife Indonesia saat ini gencar melakukan edukasi finansial melalui tayangan televisi.

manulife

Lewat program berbasis talkshow, Manulife Financial mengklaim sebagai institusi pertama yang turut berkontribusi dalam edukasi berbasis tayangan televisi. Edukasi ini bertujuan untuk mengajarkan pentingnya mengatur keuangan.

“Kami merupakan perusahaan asuransi satu satunya yang menyiarkan acara di televisi, serta memiliki studio sendiri. Demikian juga dengan fasilitas. Semuanya investasi milik Manulife,” ujar Sentot A. Sasongko, Head of Studio Metro Manulife.

Dalam melakukan edukasi terhadap finansial, Sentot menyatakan bahwa cara persuasi tidak lagi ampuh. Apalagi mengenai asuransi yang terkadang dipandang sebelah mata oleh masyarakat Indonesia. Edukasi tersebut harus dilakukan dengan lebih keras, namun mengena.

“Saat ini kami mulai melakukan semacam wake up call. Kalau dahulu, banyak orang skeptis terhadap perencanaan finansial, ketika kami melakukan cara ini, orang akan lebih berpikir. Seperti contoh, anggapan mengenai banyak anak banyak rejeki. Kebanyakan orang tua saat bias, menyekolahkan anak, karena sayang atau investasi masa tua. Ada harapan untuk dirawat oleh anaknya ketika sudah tua dan berhasil. Yang terjadi adalah efek sandwich. Si anak yang sudah berkeluarga, harus membagi keuangan dengan keluarga dan orangtuanya. Jika orangtua memikirkan perencanaan keuangan, maka hal tersebut tidak akan terjadi.,” ujar Novita J. Rumngagun, SVP & Chief Marketing Office Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.

Novita juga menyatakan bahwa edukasi ini merupakan suatu kesempatan bagi Manulife untuk lebih memperluas pasarnya secara tidak langsung, karena ketika seseorang mulai sadar mengenai perencanaan finansial, maka di situlah asuransi dibutuhkan. Apalagi dengan program pemerintah yang mewajibkan BPJS. Manulife memandang hal tersebut sebagai sebuah kesempatan yang terbuka lebar.

“Dengan masyarakat teredukasi, membuka peluang bagi kami untuk ambil bagian. Apalagi dengan program pemerintah mengharuskan BPJS.,” tutup Novita. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)