Mekar.id Luncurkan Fitur Baru Crowdfunding

PT Mekar Investama Sampoerna,  pemilik perusahaan fintech peer to peer landing, Mekar.id, meluncurkan fitur crowdfunding. Platform ini merupakan biro jodoh yang mempertemukan antara investor dan UMKM di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, ada lebih dari 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, dimana 48 jutanya belum tersentuh akses perbankan. Besarnya potensi UMKM yang belum tergarap, membuat Mekar memutuskan untuk terjun ke lini crowfunding. Hal ini disampaikan Irawan Kadarman, Komisaris Utama Mekar.id

“Tidak dapat dipungkiri masih banyak UMKM yang memiliki keterbatasan akses perbankan, sehingga mereka sulit untuk mengembangkan bisnisnya. Platform ini memunginkan 60 juta UMKM tadi mendapatkan kemudahaan dalam mencari dukungan finansialnya,” ujar Irawan. Selain itu, pihaknya menyebut, platform ini juga dibuat untuk mendukung kemajuan UMKM di Indonesia dan dapat menghasilkan social impact yang berkelanjutan.

Sementara itu, Thierry Sanders, CEO Mekar, dalam keterangannya menjelaskan Indonesia banyak memiliki entrepreneur yang menjalankan bisnis-bisnis inovatif dan memiliki dampak sosial yang besar. “Lewat mekar, kami dapat menampilkan mereka ke muka publik yang lebih luas, sehingga nantinya bisa membantu mendanai usaha mereka,” kata Thierry.

Pihaknya mengklaim, dibanding platform lain, bisnis-bisnis yang menggalang dukungan melalui fitur crowdfunding  Mekar telah melalui proses seleksi, sehingga hanya mereka yang telah beroperasi selama 2 tahun dan menunjukan performa baik yang bisa campaign di patform ini. Selain itu bagi para investor, bisnis yang ada di Mekar memiliki tingat resiko yang lebih rendah dibandingkan dengan platform lain.

Ada dua model jenis pendanaan yang tersedia di platform, yakni bagi hasil dan pre-order. Dalam skema bagi hasil, investor akan memperoleh pembayaran secara periodik yang besarnya dihitung berdasar presentase tertentu dari penjualan. Sedangkan, Pre-order adalah  usaha kecil dapat mencari pembeli produk mereka. Investor dapat mendukung mereka dengan melakukan pemesanan awal atau pre order dengan harga yang lebih murah dari harga retailnya.

Sampai saat ini, tercatat 600 ribu usaha mikro telah terdaftar di platform ini dan ditargetkan akan menyentuh angka 4,8 juta usaha mikro pada 2018 mendatang. “Dari sisi investor, sampai saat ini kami juga tengah meluaskan pemasaran dengan menyasar pelajar dan mahasiswa. 1 juta untuk pelajar dan mahasiswa saya rasa tidak terlalu berat,” jelas Irawan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)