Menata Bisnis Lewat Adira Finance Corporate University

Bisnis pembiayaan terus berkembang seiring perubahan zaman. Dari awalnya hanya kendaraan bermotor, kini sudah ada pembiayaan alat-alat elektronik, multiguna, hingga rencana membiayai proyek infrastruktur dan kredit usaha rakyat untuk UMKM.

Perusahaan pembiayaan tak boleh berhenti melakukan inovasi mencari bentuk-bentuk layanan terbaik untuk para pelanggannya. Kontribusi mereka untuk perekonomian juga tak semata untuk barang konsumsi semata, tapi juga untuk kegiatan produktif.

Nah, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melakukan lompatan besar dengan mengembangkan Adira Finance Corporate University. Dari awal, memang disiapkan sebagai transformasi pengembangan sumber daya manusia lewat Adira Training Center.

“Kami membuat beberapa workshop yang melibatkan manajemen, ada juga dari eksternal Adira Finance. Hasilnya, ada 7 pilar yang harus kami isi untuk mengembangkan kompetensi karyawan dan komunitas di luar. Yakni 7 school itu,” kata Director-Chief of Corporate Strategic Plan, Network, & Human Capital Adira Finance, Swandajani Gunadi.

Direktur Utama Adira Finance, Willy Suwandi Dharma (kanan) Direktur Utama Adira Finance, Willy Suwandi Dharma (kanan)

Saat soft launching Adira Finance, April 2015 lalu, Adira Finance Corporate University meluncurkan 2 school yaitu School of Risk Management, School of Sales & Marketing, dan School of Career Academy. Awal tahun 2016, ada 2 school baru yakni Faculty Member of Adira Finance (FMA) alias kurikulum untuk para dosen dan School of Community, bagaimana mengembangkan komunitas di luar Adira Finance dengan modul yang digunakan.

“Mei 2016 mendatang, kami akan meluncurkan 2 school lagi, yakni School of Corporate Function dan School of Operation. Jadi, totalnya nanti ada 7 School. Dari 5 school yang ada sekarang, kami sudah memiliki 203 modul,” katanya.

Dalam pembangunannya Adira Finance Corporate University, perseroan menggandeng lembaga pendidikan seperti Bina Nusantara University, Trisakti, Universitas Tarumanegara, dan Prasetiya Mulya Executive Learning Institute.

Pola kerjasama Adira Finance dengan lembaga pendidikan terbagi ke dalam 2 fase. Fase pertama adalah saat Adira Finance tengah mempersiapkan dan melakukan transformasi menuju Adira Finance Corporate University.

Termasuk di dalamnya bagaimana menyiapkan cetak biru, kompetensi orang-orang yang terlibat, sampai kurikulum setiap School yang dibangun. Fase selanjutnya adalah, saat Adira Finance Corporate University berjalan.

Salah satu strategi Corporate University dalam membangun kompetensi SDM Adira Finance dan pengelolaan talent adalah melalui kerjasama stratejik dengan lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia. Contoh kerjasamanya, saling menjadi pembicara tamu, melakukan joint event seperti InnoCamp 2016, dan pelaksanaan beberapa program pelatihan.

Untuk kurikulum, secara garis besar terbagi dua, yaitu kurikulum teknis yang sifatnya adalah spesifik Adira Finance dan kurikulum softskill yang sifatnya lebih umum. Bila mengacu kepada kurikulum teknis, akan dilakukan secara internal.

Yang sifatnya softskill, secara kurikulum mengacu kepada Core Competency milik Adira Finance. Namun untuk validasinya, kami bekerjasama dengan lembaga pendidikan. “Tempat maupun pengajar bisa berasal dari internal maupun institusi pendidikan serta konsultan yang bekerjasama,” katanya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)