Menemukan Ide dalam GE Garage

Inovasi merupakan salah satu kunci dalam memajukan industri. Pentingnya inovasi ditunjukkan GE dengan mengadakan acara GE Garage. Acara ini merupakan ajang bertemunya para ahli dan mitra teknis dalam mempelajari lebih lanjut mengenai proses manufaktur.

“Konsep GE garage ini sebenarnya sangat sederhana yaitu bagaimana membuat berbagai teknologi mutakhir di bidang industri bisa diakses dengan mudah oleh barbagai kalangan. Kami juga ingin mendorong wirausahwan generasi muda agar berfikir lebih kreatif dan lebih dekat dengan manufaktur aditif,” jelas Handry Satriago, CEO GE Indonesia.

Pameran ini pertama kali dilakukan di Amerika pada 2012 lalu guna membangkitkan semangat masyarakat Amerika dalam penemuan, inovasi, dan manufaktur. Dalam pameran, akan hadir berbagai temuan dan inovasi mengenai teknologi manufaktur modern.

IMG_20150818_112822_HDR

Pameran yang bertempat di Mal Ciputra Artprenuer, Ciputra World mulai dari tanggal 18  hingga 25 Agustus ini akan menampilkan berbagai penemuan, prototype, serta produk baru. Acara ini juga akan menampilkan berbagai kelas hands-on, workshop, dan diskusi.

Para peserta juga akan diperkenalkan dengan teknologi baru seperti printer 3d, Arduino kits, pemotong laser dan lain-lain. Para peserta juga berkesempatan untuk mengikuti workshop yang berisi pengarahan tentang cara mendesain dan mendesain barang populer seperti drone, kamera neo pin hole, dan zoetropes.

Tidak hanya bekerja sama dengan berbagai innovator, melainkan juga anak-anak muda.”Dalam suatu inovasi akan dibutuhkan anak-anak muda yang memiliki pemikiran inovatif. Dalam acara ini kami juga mengudang mahasiswa UII yang membuat mobil listrik, juga beberapa sekolah untuk mengikuti workshop,” jelas Handry.

Inovasi dan anak muda pun menjadi, tema yang diusung dalam acara ini. “Dulu GE itu sering memproduksi produk yang canggih dan modern. Kami berani meluncurkan karena menguasai teknologinya. Namun ternyata waktu dilempar ke pasar, market menolak. Akhirnya kami melihat bahwa setiap market memiliki ciri dan kebutuhan yang berbeda. Mengenali pasar lokal merupakan salah satu inovasi yang wajib dilakukan. Kami juga menyadari bahwa inovasi itu justru muncul dari anak muda. Tidak selalu harus dari orang-orang yang bekerja pada industri besar, pelatihan, atau penelitian saja," jelasnya.

Saat ini, GE bahkan berani mengambil langkah strategis dalam memajukan inovasi didalam perusahaan.”Saat ini kami berani mengambil risiko mengangkat leader di usia muda. Hal ini untuk menjamin inovasi dalam perusahaan kami," dia menegaskan.

Menurutnya langkah strategis ini justru membuka peluang bagi para kaum muda. “Perusahaan kami merupakan multinasional, sehingga market kami tidak hanya ada di Indonesia. Dalam waktu 5 tahun ini kami banyak melihat innovator dari Indonesia yang berkembang di luar negeri, dan tentunya kami sangat bangga akan hal itu," tambahnya.

Di Indonesia sendiri GE memiliki 1000 direct client, namun pasar ini masih terbuka luas. Kliennya rata-rata direct, misalnya di bagian airlines ada Garuda, Citilink, lalu di kereta api ada KAI, dan sebagainya. Namun saat ini  GE juga ingin memperluas perkembangan perusahaan. Tidak hanya direct ke perusahaan tetapi juga masyarakat luas.

Hal itu pun menjadi salah satu motivasi GE dalam membuka GE garage.”Kami berharap mampu menemukan talent dan ide baru disini. Harapan kami setelah showa berakhir semua, pameran  yang ada tidak hanya untuk show tetapi juga bisa digunakan di masyarakat luas. Kami juga berharap bisa menemukan ide-ide baru," ujar Henry.

Latar belakang tidak akan dilihat di sini, melainkan ide dan kemampuan yang ditawarkan. GE tidak takut untuk investasi besar jika idenya bagus. Acara ini saja GE berani investasi cukup besar, karena yakin akan bisa menemukan ide-ide yang berkualitas. (EVA)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)