Menhub Upayakan Moda Transportasi Kereta Api Lebih Baik

Peningkatan jumlah penumpang kereta api sebesar 18,38% pada mudik Lebaran 2014, membuat Menteri Perhubungan EE.Mangindaan berupaya meningkatkan moda transportasi darat tersebut. Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penumpang kereta api secara kumulatif dari “H-10” sampai "H+3" sebanyak 3.436.460 penumpang diantarkan tahun 2014, sedangkan tahun 2013 terdapat 2.902.847 penumpang diantarkan pada periode yang sama. Faktor kenyamanan dan ketepatan waktu menjadi pertimbangan terpilihnya sarana transportasi ini.

Penutupan Posko Mudik Lebaran Kemenhub

“Kereta api mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan angkutan umum lainnya saat mudik. Alasan utama para pemudik memilih kereta karena ketepatan waktu berangkat dan sampai. Kereta api dinilai ontime, nyaman terlebih sekarang lebih cepat karena jalurnya sudah double track," ucap Mangindaan.

Pihak Kemenhub sendiri sudah melakukan tindakan antisipasi seperti penambahan kereta api, double track yang sudah berjalan, sehingga bisa menampung penumpang lebih banyak lagi. Selain itu, jalur selatan sedang diupayakan double track juga. Dalam hal ini, Kemenhub mengupayakan agar moda transportasi kereta api semakin canggih dan semakin banyak.

Peningkatan jumlah penumpang, bukan hanya terjadi pada moda transportasi kereta api. Hasil pantauan Pos Koordinasi (Posko) Tingkat Nasional Angkutan Lebaran 2014 dari H-7 hingga H+7 Lebaran, jumlah pemudik di beberapa moda angkutan mengalami peningkatan. Total jumlah penumpang yang menggunakan moda angkutan umum baik darat, kereta api, laut maupun udara pada 2014 mengalami peningkatan 3,73% dibandingkan 2013, yaitu 16.810.387 penumpang menjadi 17.437.063 penumpang.

Kenaikan jumlah penumpang pun dialami oleh pengguna mobil pribadi. Sebanyak 7.443.570 penumpang memutuskan menggunakan mobil pribadi sebagai transportasi mudik Lebaran, meningkat 6,11% dibandingkan lalu. Pada 2013 untuk periode sama jumlah oenumpang pada mobil pribadi sebanyak 7.015.050 penumpang.

Penggunaan sepeda motor sebagai transportasi mudik Lebaran 2014 menurun 8,17%. Pada 2013 sebanyak 4.086.188 orang memilih sepeda motor sebagai transportasi, sedangkan 2104 sebanyak 3.3752.204 orang. Pantauan juga menyebutkan bahwa posko angkutan udara dari 18.108 penerbangan yang dijadwalkan, terdapat 14.563 penerbangan, 80, 42% dari total penerbagan, yang tepat waktu dan 19,5% dengan 3.531 penerbangan mengalami keterlambatan. Namun demikian tidak terjadi pembatalan penerbangan selama periode angkutan Lebaran dari H-7 sampai H+7. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)