Menteri BUMN Incar Pembangunan PLTU di Kawasan Berikat Nusantara

Setelah sukses meresmikan Rumah Sakit Umum Pekerja, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Menteri  Negara BUMN membidik realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih di kawasan yang sama.

PLTU Padang

PLTU ini digadang akan berdiri pada lahan seluas 100 hektar dengan kapasitas 2 kali 1.000 Mega Wat. Nilai proyek ini ditaksir mencapai Rp 30 triliun dan selesai lebih cepat dari proyek PLTU yang dibangun di Batang, tepatnya dalam kurun waktu dua tahun.

"Beberapa parameter yang membuat kami yakin proyek ini akan cepat selesai yakni ketersedian lahan, kerja sama dengan investor, serta kesiapan pembelinya," jelas menteri BUMN, Dahlan Iskan. Dengan tercapainya pembangunan PLTU ini, maka secara tidak langsung akan dapat menjadi supplier listrik bagi kawasan industri baik itu di Jakarta, maupun di Pulai Jawa secara lebih luas.

Lebih lanjut Dahlan menambahkan proyek PLTU ini akan langsung terintegrasi dengan pembangunan pelabuhan di kawasan Marunda yang diataksir akan dapat menampung beban hingga 60.000 dwt. Pelabuhan ini nantinya akan menjadi sektor penting dalam memainkan peran traffic komoditas uang lebih ditekankan pada sisi ekspornya.

Sementara itu, menurut Ditektur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara, H.M Sattar Taba, keikutsertaan pihak asing dalam meramaikan aliran modal juga menjadi faktor penentu. "Ada dua perusahaan asing dari China yang ikut menanamkan modalnya, " tambahnya.

Tak lepas dari tujuan utamanya, yaitu meningkatkan sarana penunjang produktivitas kerja, Dahlan juga mencanangkan pembangunan beberapa infrastruktur lainnya, yakni rumah susun, serta sarana transportasi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)