Metamorfosis Plaza Kalibata Imbangi Warga Jakarta yang Dinamis

Perkembangan zaman yang dinamis dan membawa perubahan bagi gaya hidup masyarakat, termasuk masyarakat di selatan Jakarta, khususnya wilayah Kalibata  menjadi dorongan tersendiri bagi Plaza Kalibata untuk terus melakukan inovasi. Telah dibuka dan dikenal luas oleh masyarakat sejak tahun 1991 dengan nama Kalibata Mall yang kemudian berubah menjadi Plaza Kalibata pada 1999, tidak membuat pusat perbelanjaan ini berpuas diri. Sejak dua tahun yang lalu, Plaza Kalibata melakukan perubahan-perubahan yang signifikan.

Sejak April 2013, menurut Rully Pratama, Marcomm Manager Plaza Kalibata, perubahan yang signifikan terlihat. Perubahan tampilan fasade merupakan salah satu pembenahan yang dilakukan Plaza Kalibata. Seiring perkembangan jaman, customer Plaza Kalibata yang dulu lebih banyak anak muda, kini mengalami perubahan segmen. Karenanya, kini Plaza Kalibata lebih menyasar keluarga muda menengah menjadi pengunjungnya. Tak hanya profil customer yang berubah, tetapi juga jumlah customer. Sebelumnya, setiap hari, customer Plaza Kalibata hanya sekitar 5.000 orang.

Perubahan customer inilah yang menjadikan Plaza Kalibata berbenah untuk menyesuaikan. Secara resmi, Plaza Kalibata memperkenalkan perubahan tersebut pada Re-Opening The New Look of Plaza Kalibata, Rabu (15/5) ini dengan mengambil tema, Metamorphosis. “Metamorphosis itu kan artinya berubah bentuk untuk menjadi lebih baik. Kami telah berubah menjadi lebih baik dengan tampilan baru yang lebih modern dan segar,” ujar Tedy Marco, Direktur Plaza Kalibata.

Selain perubahan tampilan, tenant-tenant yang mengisi pusat perbelanjaan ini juga berubah dan semakin baik. “Saat ini tenant-tenant yang mengisi adalah national dan international brand. Sudah ada Matahari Department Store, Toko Buku Gramedia, Electronic Solution, Fun World, HP Center, NAV Karaoke, serta beragam toko fashion dan kebutuhan lainnya.

“Sekarang yang dicari di mall oleh orang adalah anchor tenant, makanan. Jadi, harus banyak food baverage. Ini yang kami sediakan di area depan dan siap melayani dari pagi hingga tengah malam,” ujar Tedy. Lebih lanjut, Tedy mengatakan bahwa tenant-tenant yang ada sudah lebih sesuai dengan customer Plaza Kalibata saat ini. Penyesuaian juga dilakukan pada Cinema 21 yang berganti menjadi Cinema XXI. “Saat ini ada empat layar. Filmnya pun beda dengan ketika Cinema 21, yang waktu itu banyak menayangkan film horor,” tambahnya.

Tidak cukup dengan perubahan fisik, Plaza Kalibata juga akan membuat banyak event yang akan menarik lebih banyak customer. Even-event tersebut akan diselenggarakan rutin. Salah satu program yang akan diluncurkan bulan depan adalah program belanja berhadiah dan juga fun kids. Inovasi yang dilakukan dalam menyasar keluarga muda menengah diantaranya adalah dengan membuat Kids Club dan kini sudah terdapat 380 anak yang terdaftar.

Berbicara mengenai nilai investasi, Plaza Kalibata mengeluarkan Rp 45 miliar untuk renovasi dalam penyesuaian pasar. Harapannya, customer akan terus meningkat dan mencapai 20000 per hari. Semua ini dilakukan Plaza Kalibata untuk menjadi pusat perbelanjaan favorit tujuan masyarakat modern Jakarta yang sangat dinamis. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)