Modalku Pelopori P2P Lending yang Diaudit The Big Four

(ki-ka) Direktur Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi, Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya, dan salah satu pemberi pinjaman di Modalku David Ng. (dok. Modalku)

Modalku menjadi perusahaan peer-to-peer (P2P) lending pertama di Indonesia yang diaudit salah satu firma dari kelompok audit the Big Four, yaitu Ernst and Young.

Keberadaan jasa auditor yang memeriksa laporan keuangan menjadi upaya Modalku untuk meningkatkan transparansi serta perlindungan pelanggan, seperti pencegahan penyalahgunaan dana. Selama ini, laporan keuangan Modalku (PT Mitrausaha Indonesia Grup) telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst and Young Global Limited) dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut wajar tanpa modifikasi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Saat ini, Modalku merupakan platform P2P lending dengan penyaluran sekitar Rp 600 milliar ke 880 pinjaman. Sejak awal Juni 2017, Modalku telah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan di bulan September 2016, Modalku mengumumkan perjanjian kustodian dengan Bank Sinarmas. Kerja sama ini menjadikan pendanaan Modalku dijaga bank kustodian sehingga keamanan dan transparansi dananya terjamin.

Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku, mengatakan, “Bagi kami, inovasi hanya akan terjadi apabila tim kami menjunjung standar dan integritas tinggi. Karena itulah kami menggunakan jasa auditor independen untuk memeriksa laporan keuangan kami. Modalku serius dalam memberikan layanan keuangan yang terbaik bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Karena itu memenangkan kepercayaan publik dan pemerintah merupakan prioritas kami.”

“Salah satu hal yang menjadi perhatian utama regulator soal dunia P2P lending adalah perlindungan dana pelanggan. Apabila dana konsumen tidak dilindungi, dana mudah disalahgunakan seperti dalam kasus-kasus Ponzi scheme, di mana layanan keuangan mengeluarkan pinjaman palsu atau penipuan lainnya. Dengan jasa audit Ernst and Young, potensi penipuan data dan penyalahgunaan dana menjadi hampir nihil” tambah Reynold.

Modalku menyediakan layanan P2P lending, di mana UMKM berpotensi dan pencari investasi alternatif dipertemukan lewat pasar digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat return lebih tinggi dibandingkan deposito dan obligasi. Di sisi lain, UMKM peminjam mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan dengan proses online yang mudah dan cepat.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)