New Cities Summit 2015 Digelar di Jakarta

Riyanto Mashan, Country President Schneider Electric Indonesia dan Charbel Aoun-Senior Vice President, Smart Cities, Schneider Electric Riyanto Mashan, Country President Schneider Electric Indonesia dan Charbel Aoun-Senior Vice President, Smart Cities, Schneider Electric

Setelah sebelumnya diadakan di Paris (2012), Sao Paulo (2013), dan Dallas (2014), tahun ini forum New Cities Summit diselenggarakan di Jakarta, sebagai kota Asia pertama yang menjadi tuan rumah. Dalam forum yang menghadirkan pemimpin daerah dan pelaku bisnis lebih dari 50 negara, forum ini membahas masalah perkotaan dalam konsep Smart City.

Pada salah satu sesi mengenai “Delivering the Promise of Technology”, Charbel Aoun-Senior Vice President, Smart Cities, Schneider Electric, menjelaskan bahwa teknologi membentuk kembali sebuah kota, begitupun sebaliknya. Tetapi kita harus melihat bahwa teknologi dengan internet dan data urbannya benar-benar memberikan cara bagaimana menciptakan kota yang lebih efisien dan pengelolaan yang lebih baik.

Selain itu, ia berpendapat bahwa pemerintah dan masyarakat harus jeli mengetahui kunci bagaimana membentuk kota masa depan yang terintegrasi.

Hal senada diungkapkan oleh Setiaji, Director Jakarta Smart City Project. “Jakarta sedang berbenah menuju kota cerdas. Melalui berbagai aplikasi dan kebijakan pembaharuan. Pemerintah Jakarta dapat mengetahui decara lebih detail mengenai apa yang terjadi di masyarakat melalui aplikasi . Selain itu Jakarta memiliki 3 tantangan utama yaitu Cyclist Urban System, Safe Passange, dan Squee Mobile App," jelasnya.

Cyclist Urban System merupakan rencana untuk membuat cyclist hubs, dimana para pesepeda dapat memparkirkan sepeda mereka, memperbaiki jika ada kerusakan pada sepeda mereka dan ada juga informasi rute. Lalu Safe Passange adalah aplikasi monile yang berfokus pada keamanan perempuan sebagai pengguna jalan. Mereka dapat berbagi informasi dan memberitahukan pilihan transportasi yang aman kepada pengguna lainnya. Terakhir adalah Squee Mobile App yang difungsikan bagi para pengguna jalan dan pesepeda untuk dapat mengetahui jalur yang aman untuk dilalui.

“Tujuan utama dari adanya Kota Pintar adalah menjadi pusat dimana masyarakat dapat hidup lebih efisien, berkelanjutan, dan liveable dalam jangka waktu yang panjang,” kata Charbel. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)