Nissan Optimistis Pasar Mobil Indonesia Positif di 2013

Krisis global masih berlangsung dan imbasnya terhadap Indonesia belum berhenti. Akan tetapi, Nissan Motor Indonesia berpandangan pasar mobil di Tanah Air akan tetap melaju. Untuk itu, perusahaan asal Jepang ini pun gencar berinvestasi. Salah satunya dengan mendirikan pabrik mesin yang baru.

Teddy Irawan, Wakil Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia

“Saya rasa overall market Indonesia masih positif ya. Kalau lihat suku bunga, inflasi, kemudian, PDB (Produk Domestik Bruto), mestinya masih akan ada pertumbuhan,” jelas Teddy Irawan, Wakil Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, di Jakarta.

Teddy berpandangan terhadap pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terjadi belakangan ini tidak bisa dilihat hanya jangka waktu tertentu, misalnya kondisi satu hari ataupun satu bulan. Tetapi harus dilihat pergerakan nilai tukar dalam kurun waktu yang lebih panjang.

Memang, lanjut dia, melemahnya rupiah bisa membuat biaya produksi menjadi naik. Tetapi, ia menegaskan, “Kalau kita melihatnya, bicara cost itu tidak hanya dari hari ke hari, menit ke menit, kita biasanya ambil satu average.”

Selain itu, ketika ditanya apakah pelemahan rupiah membuat Nissan harus menaikkan harga mobilnya, Teddy pun menjawab bahwa harga mobil telah ditentukan dari beberapa minggu atau bulan yang lalu. Harga tidak ditentukan berdasarkan kurs yang terjadi saat ini. “Jadi kita ambil satu asumsi yang menurut kita cukup realistis. Ya, namanya asumsi bisa saja salah suatu hari, ya kita koreksi,” lanjutnya.

Bukan hanya nilai tukar yang menjadi perhatian Nissan. Pandangan yang positif terhadap pasar mobil nasional didasarkan pada kondisi suku bunga, inflasi yang rendah, hingga ekonomi yang bertumbuh.  “Tahun lalu, semua bilang (target penjualan mobil) nggak bakal tercapai, sekarang malah lewat satu juta. Ya prediksi ya prediksi, tapi kita lihat saja," imbuh dia.

Pandangan positif Nissan pun tak sekadar hanya omongan belaka. Hal itu mereka tuangkan dalam investasi. Di pertengahan tahun ini, pabrik mesin baru dengan kapasitas 180.000 unit ditargetkan akan beroperasi. Pembangunan pabrik ini yang berlokasi di Cikampek ini, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas produksi mobil dari 100.000 unit sekarang ini menjadi 250.000 unit pada tahun 2016.

“(Nilai investasi sebesar) 33 miliar yen untuk increasing kapasitas dari 100 ribu menjadi 250 ribu berikut engine plant (pabrik mesin baru),” terang Teddy.

Selain itu, Nissan pun akan menambah outlet dealer-nya. Sepanjang tahun 2013, perusahaan telah menambah jumlah dealer dari 64 menjadi 85 outlet. Dan untuk target penambahan outlet tahun ini, ia pun menjawab, “Setahun kira-kira 20-an outletlah.” (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)