Optimalkan Hasil Bisnis, Metrodata Terapkan Kultur Baru

Tahun lalu, bisnis perusahaan distributor, solusi, dan konsultan teknologi informasi, PT Metrodata Electronics Tbk, telah mencatatkan hasil yang signifikan. Namun, perusahaan tak puas sampai di situ. Di 2013, Metrodata bertekad untuk melangkah lebih jauh. Untuk mencapai hasil bisnis yang lebih maksimal, manajemen telah menetapkan kultur perusahaan yang baru yang termuat dalam tiga pilar utama, yakni integritas, profesionalisme, dan entrepreneurship.

Jajaran direksi PT Metrodata Electronics Tbk

Di Jakarta, Senin (10/6/2013), dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Randy Kartadinata, Direktur Keuangan PT Metrodata Electronics Tbk, mengatakan bahwa laba bersih perseroan untuk tahun 2012 sebesar Rp 79,6 miliar.

Berdasarkan RUPST, laba bersih tersebut akan digunakan sebanyak Rp 11,2 miliar (14,1 persen) untuk dibagikan sebagai dividen tunai yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham perseroan atas 2.246.000.000 saham. “Kami telah memutuskan bagi dividen Rp 5 per lembar saham,” terang Randy. Sementara 1,3 persen dari laba bersih, atau Rp 1 miliar, dialokasikan sebagai cadangan. Sisanya, Rp 67,4 miliar akan dicatat sebagai laba ditahan perseroan.

Randy mengemukakan laba bersih yang dicapai di tahun 2012 tersebut tumbuh signifikan sebesar 118 persen dari sebelumnya Rp 36,4 miliar pada tahun 2011. Selain itu, perseroan pun berhasil mencatatkan rekor baru dengan membukukan pendapatan (atau penjualan) sebesar Rp 5,17 triliun.

Tahun 2013, Metrodata Kenalkan Kultur Baru

Setelah meraih kinerja yang bagus di tahun 2012, perusahaan langsung tancap gas untuk bisa lebih baik lagi. Di tahun ini, perusahaan bukan hanya sekadar memasang target, tetapi juga menetapkan kultur perusahaan yang baru.

Susanto Djaja, Presiden Direktur Metrodata Electronics

Susanto Djaja, Presiden Direktur Metrodata Electronics, mengutarakan, “Kultur perusahaan yang baru bahasanya cukup singkat ada tiga kata. Pertama, integritas. Kedua, profesional. Dan ketiga, entrepreneurship.”  Pilar integritas adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kejujuran dan loyalitas kepada perusahaan.

Sedangkan profesionalisme maksudnya adalah karyawan Metrodata diharapkan senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keahliannya, sehingga bisa melayani pelanggan dengan lebih baik. “Ketiga adalah jiwa (dan) semangat yang bersifat seperti memiliki perusahaan ini." Jadi, kata Susanto, karyawan diharapkan bisa memiliki wawasan yang luas dan inovatif, hingga jeli melihat peluang baru. “Selalu mencari cara yang terbaik untuk menghadapi tantangan baru ke depan," tuturnya.

Dengan kultur baru itu, perusahaan pun bertekad untuk meraih target yang telah ditetapkan. “Target 2013, sales meningkat 15,6 persen menjadi Rp 5,98 triliun. Net profit kita harapkan tumbuh 20,5 persen menjadi (sekitar) Rp 96 miliar,” tandas Randy. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)