Optimisme Hino untuk Industri Tambang

Kepuasan pelanggan menjadi salah satu tolak ukur dalam penjualan. Menurut Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), selama peridode Januari-Oktober, Hino masih menjadi market leader kategori medium duty truck dengan 60% pangsa pasar. Sementara untuk segmen light duty truck, melalui produk Hino Dutro, market share Hino meningkat menjadi 21,37% dibandingkan periode tahun lalu yang hanya mencapai 17%.

Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) (tengah) dan Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI,(kedua dari kanan) Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) (tengah) dan Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI,(kedua dari kanan)

Padahal, pasar light duty truck, turun 18% bila dibandingkan tahun 2015. “Di tengah penurunan ini, kami mampu meningkatkan market share dan terus bertumbuh. Ini menjadi salah satu pencapaian kami yang tidak lepas dari kepuasan konsumen atas produk dan layanan kami,” jelas Hiroo.

Layanan kepuasan konsumen seperti kemudahan penyediaan spare part, servis yang cepat, memberikan masukan kepada konsumen, dan masih banyak lagi, mampu menaikan penjualan HMSI. Tahun 2017, HMSI berencana untuk meningkatkan meningkatkan pelayanan yang bisa meningkatkan keuntungan konsumen sehingga menaikan profit HMSI.

Selain kepuasan konsumen, peningkatan penjualan juga terjadi karena industri pertambangan yang mulai naik kembali. Harga mineral dan batu bara terus meningkat dan mulai banyak pertambangan yang beroperasi kembali. Pasar untuk truk kelas ini naik 7% sementara Hino mengalami kenaikan hingga 11%. Truk jenis FM 260 JD menjadi salah satu produk yang penjualannya meningkat dan mencapai 50%.

Hingga Juli 2016, truk Hino FM 260 JD telah terjual 969 unit, truk ini dikhususkan untuk mengangkut batu bara, pasir, dan lain-lain. Menurut Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, di bulan Oktober 2016 Hino mencatat penjualan sebanyak 2040 unit dan naik 12,9% dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski begitu ia mengaku masih mengamati keberlanjutan industri tambang untuk melihat peluang yang ada. “Market memang sudah mulai pulih tapi tidak tahu sampai kapan dan akan seperti apa kedepannya. Namun kami tetap akan produksi juga menyediakan kebutuhan pasar," kata Santiko

Menyongsong tahun 2017 ia optimis menaikan target penjualan menjadi 25%. Saat ini Hino sudah mengalami pertumbuhan penjualan 22%. Untuk itu, mereka mulai melirik peluang lain, salah satunya adalah dunia industri di Jawa Tengah yang mulai berkembang. Menurut Santiko secara produk, Hino sudah siap dengan menyiapkan pilihan yang lengkap disetiap dealernya.

Seperti container, kargo, dan masih banyak lagi. Untuk sumber daya manusia HSMI akan merekrut anak-anak daerah seperti di daerah Jawa Tengah dan Timur. Anak-anak SMK tersebut akan diedukasi selama 6 bulan di Jakarta. Cara ini dianggap lebih efisien daripada harus membawa tenaga kerja dari Jakarta.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)