Optimistis Pasar, BNP Paribas Bakal Rilis Dua Produk

Vivian Secakusuma, Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners (BNPP IP), melihat bahwa pasar investasi di Indonesia menjanjikan. Investasi di Tanah Air, kata dia, berpotensi untuk terus bertumbuh. Karena melihat animo masyarakat untuk berinvestasi, perusahaan pun berniat untuk menelurkan dua produk baru di tahun ini.

“Tahun ini, mungkin satu atau dua (produk) lagi. Yang satu (reksa dana) saham, yang satu kita (sedang) pilih-pilih," kata Vivian kepada wartawan di dalam acara BNP Paribas Investment Academy, di Jakarta, Senin (4/3/2013).

Vivian Secakusuma, Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners (BNPP IP)

Dijelaskan dia, BNPP IP melihat bahwa potensi reksa dana saham dan obligasi cerah tahun ini. Alasannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia sejauh ini masih terbilang bagus, yakni di angka 6 persen. Inflasi memang tergolong tinggi atau mengalami kenaikan, tetapi kenaikannya dipandang tidak signifikan. “Kita melihat segala sesuatu masih positif," tegasnya.

Melihat pasar investasi yang positif, BNPP IP pun menargetkan adanya kenaikan dana kelolaan sebesar 10 persen pada tahun 2013 dari tahun lalu. Sebagai informasi, Vivian menuturkan, dana kelolaan perusahaan yang menguasai 15 persen pangsa pasar industri reksa dana ini mencapai Rp 36,2 triliun per akhir Desember 2012. “Itu naik 27 persen. Tahun ini mungkin naik 10 persen,” lanjut dia.

“Kami belum review lagi target tahun ini, masih ada kemungkinan untuk berubah. Nanti kita lihat lagi seperti apa. Biasanya kita review tiap kuartal untuk target dana kelolaan,” ujar Vivian melanjutkan.

Selain mempunyai target peningkatan dana kelolaan, perusahaan pun berencana mengeluarkan sekitar dua produk baru tahun ini. Namun baru satu yang bisa dipastikan jenis produknya. Itu adalah reksa dana saham. “Kita melihatnya dari kebutuhan saja. Dan kita akan selalu meluncurkan produk yang memiliki diferensiasi dengan produk yang ada sekarang," terang dia.

Target dana kelolaan dari produk reksa dana saham yang baru tersebut, menurut Vivian, akan tergantung dari waktu peluncuran. Sejauh ini, perusahaan berencana untuk meluncurkan produk itu pada kuartal III mendatang. “Ini (target dana kelolaan) tergantung launching-nya kapan. Karena banyak faktor, seperti momen Lebaran, dan segala macam, itu yang susah diprediksinya. Tapi kalau satu kuartal saja, misalnya, kuartal III sampai akhir Desember, mungkin Rp 500 miliar,” tandas dia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)