Perusahaan Daerah Harus Siap Hadapi MEA 2015

MEA 2015 sudah di depan mata. Untuk itu, semua pihak terkait harus siap menghadapi, temasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang harus memiliki standarisasi nasional yang diatur oleh pemerintah pusat. Selain itu, perlu adanya peningkatan kapasitas dari BUMD di masing masing daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Fahmy Akbar Idries, Wakil Ketua Umum BKS BUMDSI.

DSC_0541

Menurut Fahmy, peraturan untuk BUMD memiliki peraturan yang berbeda-beda di setiap daerah. "Sekarang ini kan tergantung kebijakan masing-masing daerahnya. Jadi meskipun usahanya sama, tapi karena beda daerah jadinya ada ketidak samaan. Kami harap dari BKS BUMDSI ada kebijakan atau peraturan yang seragam agar ketimpangan bisa dikurangi untuk menghadapi tantangan tadi," katanya.

Fahmy menambahkan bahwa saat ini sudah banyak BUMD yang berbentuk PT dan memiliki keuntungan yang tinggi. "Sudah banyak yang berbentuk PT dan profitable. Terutama yang bergerak di lembaga jasa keuangan," imbuhnya.Jadi yang sudah kuat dan siap itu yang memang bergerak di jasa keuangan seperti bank daerah.

"Tapi meskipun sudah banyak yang PT, yang berbentuk PD juga banyak. Kalau yang berbentuk PT sudah tidak masalah, yang berbentuk PD ini yang banyak tantangannya," ujar Fahmy.

Fahmy memaparkan dengan adanya tantangan dalam menghadapi investor dari luar, diharapkan di masa mendatang pemerintah pusat dapat memberi payung hukum yang jelas bagi BUMD. "Kalau yang berbentuk PT sudah tidak masalah, yang berbentuk PD ini yang kesulitan dalam menghadapi investor dari luar. Hal ini terjadi karena tidak ada kejelasan hukum untuk yang bentuknya PD tadi," tutup Fahmy. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)