Perusahaan Indonesia Belum Maksimal Terapkan Strategi Digital

Perkembangan sistem teknologi dan informasi saat ini mengalami peningkatan yang cukup pesat. Berbagai macam aspek kehidupan turut merasakan kemajuan dari perkembangan dunia teknologi informasi saat ini. Kondisi tersebut mengarahkan berbagai pihak kepada pentingnya pemanfaatan teknologi digital, tak terkecuali para pelaku bisnis di Indonesia.

Hendra Godjali, Senior Executive, Accenture Indonesia; Julianto Sidarto, Country Managing Director, Accenture Indonesia; Roby Muhamad, Ph.D. Head of Human Dynamics and New Media Lab, Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia memberikan penjelasan mengenai hasil riset terbaru Accenture.

Sadar akan hal tersebut, para pelaku bisnis di Indonesia sudah banyak yang meyakini bahwa strategi digital merupakan hal yang perlu dipertimbangkan oleh mereka. Namun sayangnya, penggunaan strategi digital belum dilaksanakan secara maksimal oleh para pelaku bisnis di Indonesia.

Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh Accenture, konsultan manajemen dan IT global,  terungkap bahwa strategi digital sudah menjadi pertimbangan bagi hampir seluruh perusahaan Indonesia. Namun, dari banyaknya perusahaan-perusahaan Indonesia tersebut, baru 44% yang mengatakan bahwa hal tersebut telah menjadi bagian dari rencana perusahaan.

Pada penelitian yang berjudul “Apakah Bisnis di Indonesia Siap untuk Era Digital?” tersebut, juga memperlihatkan temuan yang menarik. “63% perusahaan di Indonesia berencana meningkatkan pengeluaran untuk implementasi strategi digital bagi para konsumennya. Namun, di sisi lain, sebanyak 51% lebih perusahaan di Indonesia tidak memikirkan dampak dari implementasinya,” sebut Hendra Godjali, Direktur Senior Accenture Indonesia.

Menurut, Julianto Sudiarto, Country Managing Director, PT Accenture Indonesia bahwa hal ini masih mampu diapresiasi, mengingat adanya kabar baik dari penelitian kali ini. “Kabar baiknya adalah saat ini pelaku bisnis di Indonesia sudah mulai terjun ke dunia digital,” tandas Julianto.

Meski begitu, Julianto tetap mengingatkan kepada para pelaku bisnis di Indonesia untuk melakukan aktifitas strategi digital mereka  secara strategis dan komprehensif. Julianto juga memperingatkan dampak buruk yang terjadi apabila pelaku bisnis di Indonesia tidak menjalankan strategi digital mereka secara tepat dan menyeluruh. “Jika perusahaan mengadopsi digital secara setengah-setengah, perusahaan akan beresiko kehilangan pangsa pasar dan daya saing dengan perusahaan lain yang memiliki strategi digital yang lebih fokus dan terencana,” jelas Julianto. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)