PJB Cirata Perkenalkan C-Gen Campus

PT PJB Unit pembangkitan Cirata yang saat ini mengelola PLTA berkapasitas 1008 MW dan merupakan PLTA terbesar di Asia Tenggara, berkomitmen untuk ikut berkontribusi mengembangkan potensi dan kapasitas bangsa di bidang energi terbarukan. Untuk itu, mereka merintis C-GEN (Cirata Green Energy) Campus sebagai tempat pembelajaran enrgi yang terbarukan.

Secara garis besar, C-Gen Campus adalah sebuah perpaduan dari training center, pusat riset, komunitas dan proving ground bagi berbagai macam teknologi berbasiskan life sustainability dan sustainable energy,” ujar General Manager Unit Pembangkit Cirata, Heru Sriwidodo. Ini dilakukan untuk melakukan loncatan quantum terhadap pemanfaatan seluruh potensi aset bangsa, baik lingkungan, pengetahuan, pembangkit, keahlian SDM dan infrastruktur yang ada.

Diharapkan, keberadaan C-Gen Campus dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak seperti pemerintah, peneliti, akademisi, industri dan pengusaha serta masyarakat untuk bersinergi mengembangkan energi terbarukan sebagai energi masa depan. Untuk 2012, milestone C-Gen Campus diantaranya program pembelajaran yang sudah berjalan dua kali setiap tiga bulan, miniatur renewable energy yang sudah terpasang, blueprint riset dan workshop yang sudah dirumuskan, C-Gen menjadi anggota prominent dalam asosiasi, penyempurnaan sarana fisik, sosialisasi C-Gen secara online dan offline di lingkup nasional dan lainnya.

Kami pada dasarnya ingin memberi pengetahuan tentang pembangkit listrik yang ramah lingkungan dan terbarukan tanpa bergantung pada energi fosil serta memberi pemahaman tentang hydro powerplant, photovoltaic, wind tubin, geothermal dan lainnya,” kata Heru lagi.

Energi matahari misalnya, merupakan energi alam terbesar yang ada di permukaan bumi. Cukup dengan 1/ 6000 energi cahaya matahari yang sampai ke bumi sudah bisa memenuhi kebutuhan energi manusia secara keseluruhan. Saat ini, hanya 0,04% yang telah dimanfaatkan oleh manusia. Mengingat potensi yang besar itulah, sumber ini seharusnya dapat menyisakan kesempatan yang besar untuk dimanfaatkan. Tak hanya itu, energi angin yang dalam dekade terakhir dimanfaatkan secara signifikan, harus dapat dioptimalkan lebih baik.

Yang tak kalah potensial adalah energi nuklir. Sifat intermitensi dan low energy density dari sumber energi natural yang berasal dari alam adalah masalah yang tidak bisa dihindari. Untuk memenuhi kebutuhan yang lebih controllable dan higher energy density, salah satu sumber yang dapat digunakan adalah reaksi nuklir, yang tentunya memenuhi kaidah green energy.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)