Prodia Siapkan Layanan Khusus Wanita

Laboratorium Klinik, Prodia, merupakan laboratorium klinik ternama di Indonesia dengan jaringan cabang tersebar di seluruh Nusantara. Demi meningkatkan kepuasan pelanggan, Prodia tengah mengembangkan layanan khusus pelanggan wanita, yaitu Prodia Women Health (PWH). Rencananya, layanan baru itu akan dibuka pada akhir tahun 2015 mendatang.

Vice President Marketing PT Prodia Widyahusada, Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan, visi PWH adalah menjadi pusat layanan kesehatan khusus wanita yang terbesar dan terdepan dalam layanan mutu dan kelengkapan pemeriksaan. Menjadi pusat unggulan diagnostik dalam hal ilmu kesehatan dan edukasi khusus wanita.

“Misi PWH adalah memberi layanan informasi dan edukasi dalam pengelolaan kesehatan pada wanita secara lengkap dan komprehensive. Para kaum hawa akan mendapat layanan sempurna di tempat yang nyaman,” katanya.

Menurut dia, Lab Klinik Prodia menyasar pelanggan yang memiliki tingkat kesadaran yang tinggi akan kesehatan. Sehingga memerlukan diagnosis yang lebih baik. Target pasar mereka adalah dokter sebagai end user dan pemberi referensi, perusahaan yang memerlukan evaluasi kesehatan karyawan maupun calon karyawan, RS/Klinik/Laboratorium yang memerlukan pemeriksaan khusus, dimana Prodia sebagai lab rujukan.

“Hasil pemeriksaan yang berkualitas dan penyerahan hasil yang tepat waktu dengan biaya yang sesuai merupakan hal yang paling mendasar dari keseluruhan layanan yang diberikan oleh Prodia,” ujarnya.

prodia

Indriyanti menjelaskan, Lab Klinik Prodia selalu mendengar suara para pelanggan, menggali kebutuhan serta keinginan tersembunyi mereka sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan pengembangan layanan yang melebihi harapan pelanggan. Oleh karena itulah, selain melayani pemeriksaan laboratorium rutin, Prodia juga meluncurkan pemeriksaan baru, rata-rata 5-10 pemeriksaan per tahun.

“Lab Klinik Prodia juga menyediakan layanan pemeriksaan penunjang diagnostic seperti EKG, treadmill, USG, Rontgen, Audiometri, dan spirometri. Untuk pelanggan korporasi, ada layanan check up berbasis okupasi (kesehatan kerja) bekerjasama dengan Prodia Occupational Health Institute,” katanya.

Dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan, Lab Klinik Prodia juga menyediakan beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan, antara lain konsultasi pra dan pasca check-up, pengambilan sampel di tempat (home service), akses hasil pemeriksaan on-line sehingga tidak perlu datang ke kantor, layanan informasi dan edukasi melalui seminar, media cetak dan lainnya.

“Untuk menjaga kepercayaan pelanggan, Lab Klinik Prodia memanfaatkan software CRM (Customer Relationship Management) yang mulai diimplementasikan secara bertahap sejak akhir 2014, seperti optimalisasi kunjungan pelanggan, kontak via telepon, gathering pelanggan, undangan ke seminar, ucapan selamat hari raya, dan lainnya,” katanya.

Hingga Mei 2015, Lab Klinik Prodia telah memiliki 119 cabang yang tersebar di 29 provinsi dan 100 kota. Dalam setahun, Lab Klinik Prodia melayani sekitar 2,3 juta pelanggan dan sekitar 13 juta pemeriksaan. Jumlah perawat, analis laboratorium dan petugas paramedis lain yang mendukung layanan Prodia berjumlah lebih dari 1.100 orang, ditambah 15 doktor di bidang biomedik, dan sekitar 34 lulusan S2 bidang biomedik. (Reportase: Herning Banirestu)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)