Purbalingga Terapkan Kota Hijau

Tasdi - Wakil Bupati Purbalingga

Beberapa persoalan, seperti meningkatnya emisi gas rumah kaca, adanya laju degadrasi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, membuat Kabupaten Purbalingga bekerja keras untuk mengatasinya. Tidak hanya itu, masalah yang paling urgent ialah luasan lahan kritis dan rehabilitasi. Kegiatan rehabilitasi lahan lima tahun terakhir seluas 9.398,55 ha, mampu menurunkan lahan kritis seluas 5.294,85 ha. “Tentunya penurunan tidak berbanding lurus, karena adanya penebangan kayu rakyat yang tidak termonitor,” ujar H. Tasdi SH, MM, Wakil Bupati Purbalingga.

Tidak berhenti sampai di situ, Tasdi mengajak serta para pemerintah dan penduduknya untuk merealisasikan program yang telah mereka rancang, di antaranya pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup.

“Kami melaksanakannya secara bertahap. Sejauh ini, sudah cukup banyak taman yang kita bangun dalam rangka mewujudkan kota hijau. Anggaran dan biayanya meningkat di tahun 2014 ini,” ujarnya.

Diakuinya,  bersama pemerintah ingin membangun Purbalingga menjadi kota hijau. Dia ntaranya dengan pembangunan beberapa taman di wilayah Kabupaten Purbalingga. “Sampah juga menjadi salah satu masalah. Mungkin dengan program pengelolahan sampah organik dan sampah anorganik dalam jangka panjang dapat mengatasi persoalan lingkungan. Hasilnya baik, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang turut berpartisipasi,” ujarnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)