Qlue Dapat Suntikan Dana Lagi

Rama Raditya Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Qlue

Capaian positif Qlue di 2018 diyakini akan dilanjutkan di 2019 ini. Sinyal ini terlihat dari diperolehnya suntikan dana segar dari Venture Capital (VC) milik Telkom melalui MDI Ventures, dimana pendanaan ini dipimpin oleh Global Digital Prima (GDP) Venture. 

Suntikan dana baru ini nantinya akan digunakan untuk merekrut para ahli di bidang teknologi dan bisnis untuk mengembangkan produk Artificial Intelligence (AI) dan The Internet of Things (IoT). Harapannya, Qlue dapat meningkatkan layanan solusi smart city yang ditawarkannya. Selain itu dana ini jua menutup ronde pendanaan Series A yang sudah dimulai Qlue sejak tahun 2017. 

Tidak diberitahukan berapa dana yang disuntik ke dalam Qlue, namun suntikan dana dari Telkom tersebut diharapkan akan memberikan sisi strategis sinergi di dalam pemerintahan dan BUMN Indonesia. Namun suntikan dana dari MDI Ventures tersebut diharapkan akan memberikan sisi strategis sinergi di dalam pemerintahan dan BUMN Indonesia.

Sejak 2016, Qlue telah menawarkan solusi kepada pemerintah dan masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di lingkungan sekitar warga. Warga kota menjadi semakin mudah untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada pemerintah dengan menggunakan aplikasi ponsel pintar. 

Sepanjang 2018, sebanyak 102.594 laporan disampaikan oleh warga DKI Jakarta melalui aplikasi Qlue dengan lebih dari 82% telah ditindak lanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Qlue berperan dalam meningkatkan kepercayaan warga DKI Jakarta terhadap pemerintahnya sebanyak 47% dan meningkatkan performa pemerintah sebesar 61,4 %. Hal ini membuat aplikasi karya anak negeri ini mendapat penghargaan pada perlombaan Global Smart Cities Contest yang digelar The World’s Smart Cities Organizations (WSCO) di London awal Oktober tahun lalu untuk kategori Best Mobility Project.1

Qlue terus berupaya membangun ekosistem smart city terbesar di Indonesia dengan meningkatkan layanan solusi smart city untuk pengembang perumahan, apartemen, kepolisian, jalan tol, pusat perbelanjaan, kawasan industri dan mitra bisnis lainnya melalui inovasi teknologi Computer Vision seperti: Face Recognition (FR), License Plate Recognition (LPR), Street Analysis dan People Counting.

“Misi kami sejak awal adalah untuk mengakselerasi perubahan positif di dunia, dan kami ingin bersinergi sebanyak-banyaknya dengan mitra usaha yang memiliki kesamaan misi. Telkom akan banyak membantu kami untuk memperkuat skalabilitas di dalam pemerintahan dan BUMN agar solusi kami bisa memberikan dampak positif bagi transformasi digital di Indonesia sesuai arahan pemerintah menuju Industri 4.0,” terang Rama Raditya Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Qlue.

Sedangkan GDP Venture, sudah sejak lama membantu Qlue dalam membangun bisnis Qlue agar lebih maju dan berkelanjutan. Kami sangat terhormat dan bersyukur dapat menjalin kerja sama dengan MDI Ventures, GDP Venture dan Prasetia dalam perjalanan kami memberikan kemajuan bagi Indonesia.

Nicko Widjaja, CEO MDI Ventures, menuturkan, MDI Ventures memiliki visi untuk membangun generasi startup terdepan di Indonesia dan investasi ini merupakan sebuah wujud nyata dari konsistensi kami untuk mendorong visi tersebut. “Kami sudah mengenal Qlue sejak awal perusahaan tersebut berdiri, dan menilai Qlue memiliki pola pikir disruptif dan inovatif. Untuk ke depannya, kami akan terus mendukung startup-startup lokal Indonesia yang memiliki pola pikir disruptif dan game-changing seperti Qlue,” tambahnya.

GDP Venture sebagai salah satu perusahaan pendanaan terbesar di Indonesia yang memiliki banyak pendanaan startup seperti Kaskus, Kumparan, Gojek, Blibli, Tiket.com, Dailysocial, IDN Media dan lainnya, meyakini bahwa dengan berinvestasi kepada Qlue sesuai dengan visi dan tujuan mereka untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan cara membangun ekosistem sehat sehingga mampu menghasilkan perusahaan digital kelas dunia.

“Kami percaya di era teknologi ini seluruh warga dapat dan harus berpartisipasi aktif bersama dengan pemerintah ataupun pengelola kawasan dalam membentuk masyarakat dan negara yang madani,” kata Martin Hartono CEO GDP Venture.

Menurut Martin, Qlue melalui solusi smart city juga memiliki visi dan misi yang sama dengan GDP Venture dan mereka mampu terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar, bukan hanya untuk pemerintahan namun juga korporasi. Martin melanjutkan, kemampuan Qlue untuk menyediakan command center dan pengelolaan smart city berbasis teknologi dan data merupakan salah satu pilar penting menuju masa depan bangsa Indonesia. 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)