Aceh Siap Realisasikan Pertumbuhan Ekonomi Regional

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, meresmikan operasional terpadu tambang batubara PT Mifa Bersaudara (Mifa) di Aceh Barat. Operasional terpadu tambang batubara Mifa merupakan industri batubara terintegrasi pertama di Aceh. Dengan peresmian ini, pihaknya ingin menunjukkan ke dunia luar bahwa Aceh memiliki potensi sumber daya alam batubara yang selama ini belum diketahui oleh banyak pihak.

"Peresmian ini juga membuktikan bahwa Aceh adalah tempat yang layak, aman dan nyaman bagi investasi dan Aceh akan mendukung segala bentuk investasi positif yang menguntungkan bagi masyarakat, daerah dan juga pengusaha," kata Zaini.

tambang

“Melalui pengoperasian terpadu tambang ini, diharapkan pasokan batubara di Aceh akan meningkat dan mampu menarik lebih banyak investasi di berbagai sektor yang akan menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi di Aceh,” kata Zaini dalam sambutannya.

Adapun dengan jumlah Investasi Mifa yang nilainya di atas Rp 2 triliun lebih membuktikan pada semua pihak, Aceh adalah tempat yang layak dan nyaman untuk investasi di berbagai sektor.

”Seperti yang diketahui pada 2014, investasi yang masuk ke Aceh sudah mencapai Rp 62,3 triliun. Dalam jangka panjang, kami ingin sumber daya Aceh lebih optimal digunakan oleh Aceh dan dalam negeri. Dan kami sudah meminta PLN untuk menggunakan batubara Aceh dalam operasionalnya,” tegas Zaini Abdullah dalam apresiasinya kepada Mifa di Terminal Khusus Batubara Mifa Bersaudara, Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat HT Alaidinsyah, yang lebih akrab disapa dengan sebutan Haji Tito turut serta bersama Gubernur Aceh, juga mengungkapkan hal senada. Peresmian industri batubara Mifa Bersaudara akan sangat menunjang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Perusahaan ini adalah perusahaan tambang pertama yang berproduksi di Aceh Barat dan industri batubara pertama di Aceh.

Mifa sudah memulai produksinya sejak Oktober 2012 lalu dengan mengirimkan batubaranya ke Aceh Besar melalui laut. “Mifa merupakan pionir industri batubara terpadu di Aceh dan ini membuktikan investasi di Aceh bisa berjalan baik, aman dan nyaman. Kami mengajak semua pihak untuk dapat berinvestasi di Aceh dan Aceh merupakan tempat yang layak bagi investasi. Mifa sangat komit dengan regulasi yang ada dan menjadi perusahaan yang terbesar yang serius dalam menjalankan CSR untuk masyarakat sekitar,” jelasnya.

Mifa yang merupakan anak perusahaan Media Djaya Bersama (MDB) dan bagian dari Grup Reswara Minergi Hartama di bawah payung PT ABM Investama Tbk telah menyelesaikan pembangungan infrastruktur operasional tambang terpadu dan telah memasuki fase komersialisasi sejak awal 2015 lalu. Ini ditandai dengan telah dimulainya ekspor batubara Aceh ke India melalui pelabuhan khusus yang dikenal dengan Terminal Khusus (Tersus) Batubara Mifa Bersaudara di Peunaga Cut Ujong, Meurebo, Aceh Barat.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)