RSU Pekerja KBN Cakung Targetkan Untung Rp 4 Triliun selama 5 Tahun

Rumah Sakit Umum Pekerja PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) telah memasuki tahap peresmian. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Presiden Repubik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, serta Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Selain itu hadir pula jajaran kementerian, mulai dari Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Transmigrasi, dan Kementerian Keuangan.

Bkrl_QvCEAAwxGn

Peresmian rumah sakit yang dilaksanakan di kawasan industri KBN Cakung, Cilincing ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kinerja buruh.

"Kesejahteraan buruh harus ditingkatkan agar produktivitas dan daya saingnya juga meningkat. Jika produktivitas dan daya saing meningkat maka kinerja perusahaan meningkat dan pada akhirnya kesejahteraan buruh terjamin. Itulah win - win solutionnya," ujar Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di sela-sela sambutannya.

Proyek Rumah Sakit yang menghabiskan dana pembangunan sebesar Rp 130 miliar ini ditargetkan dapat meraup keuntungan sebesar Rp 4 triliun dalam kurun waktu 5 tahun. Walaupun demikian, Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara, H.M Sattar Taba, tetap menjamin keterjangkauan biaya disesuaikan dengan kemampuan buruh, di mana biayanya di kisaran Rp 1,8 juta untuk kelas dua.

"Pada umumnya biaya rumah sakit untuk kelas dua rata - rata sekitar Rp 7 juta, tapi kami hanya memungut biaya sekitar Rp 1,8 juta. Selain itu, telah sediakan layanan untuk kelas satu, serta kelas tiga", tambah H.M Sattar.

Selain itu, rumah sakit ini juga dapat diperuntukkan bagi masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah. "Saat ini keberadaan Rumah Sakit Umum sangat diperlukan oleh penduduk sekitar guna meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar sesuai dengan program pemerintah," tambahnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)