Sam Saba Siap Dorong Peran Ericsson di Indonesia

Tahun ini, Sam Saba ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Ericsson Indonesia yang termasuk didalam region Asia Tenggara dan Oseania, melanjutkan sukses Mats V. Otterstedt yang akan kembali ke Swedia untuk peran lainnya di kantor pusat Ericsson. Sebelum di Indonesia, Sam Saba menjabat sebagai CEO Ericsson Australia, Selandia Baru dan Fiji.

Sam telah bekerja di Ericsson selama hampir 17 tahun, termasuk 5 tahun di Indonesia dari tahun 1997 sampai 2002 dan beberapa tahun di Middle East dan ANZA dengan berbagai posisi kunci atau senior manajemen. “Dengan populasi penduduk terbanyak ke-4 di dunia, Indonesia memiliki pasar dan permintaan yang besar untuk jasa telekomunikasi.” kata Sam Saba

“Ericsson telah hadir di Indonesia selama lebih dari 100 tahun dan memainkan peran kunci dalam pengembangan industri telekomunikasi di negara ini, menyediakan jaringan, solusi dan layanan, termasuk Managed Services  untuk pasar telekomunikasi. Saya berharap untuk terus membangun kemitraan yang kuat dengan pelanggan kami, dan kami tetap berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri telekomunikasi Indonesia lebih maju lagi.” ujarnya lagi.

“Sam telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pasar Australia, Selandia Baru dan Fiji. Di bawah kepemimpinannya, kami telah meluncurkan LTE dengan Telstra, membangun NBN Co Fixed Wireless Network, dan mensuplai kabel fiber untuk Chorus dan GPON ke Northpower sebagai bagian dari jaringan super cepat di Selandia Baru,” ujar Arun Bansal, President, Ericsson Region Asia Tenggara dan Oseania. “Kami yakin bahwa Sam akan membawa semangat dan dedikasi yang sama untuk peran barunya di Indonesia.”

Ericsson adalah penyedia teknologi dan layanan terdepan dunia untuk operator telekomunikasi. Ericsson adalah pemimpin teknologi mobile 2G, 3G dan 4G, dan menyediakan dukungan jaringan pada lebih dari 2 milyar pelanggan dan memiliki posisi terdepan di bidang  managed services. Portfolio perusahaan terdiri dari infrastruktur jaringan mobile dan fixed, layanan telekomunikasi, piranti lunak, solusi broadband dan multimedia untuk operator, enterprise dan industri media. Joint venture antara Sony Ericsson dan ST-Ericsson memberikan konsumen piranti mobile pribadi yang kaya fitur.

Visi Ericsson berkembang melalui inovasi, teknologi dan kestabilan solusi bisnis. Beroperasi di 189 negara, lebih dari 90,000 karyawan dengan pendapatan sebesar SEK 203.3 milyar (USD 28,2 milyar) di tahun 2010. Ditemukan pada tahun1876 dengan kantor pusat di Stockholm, Swedia, Ericsson terdaftar di NASDAQ OMX, Stockholm dan NASDAQ New York.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)