Sektor Properti Makin Bergairah | SWA.co.id

Sektor Properti Makin Bergairah

Sejumlah pengembang optimis bisnis properti akan mulai bangkit setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan karena kondisi ekonomi kurang kondusif. Keyakinan itu terangkum dalam Property Outlook 2017 dengan tema "Rebound di Sektor Properti Yang Tak Lagi Cuma Mimpi" yang digelar Rumah123.

Dari pihak perbankan hadir Dendi Ramdani (Vice President Chief Economist Bank Mandiri) dan Handayani (Director Mortgage and Consumer Banking BTN). Sedangkan, pihak perusahaan pengembang properti yang hadir Yance Onggo (General Manager Marketing Citra Raya) serta Andrew Rahardja Kang (Corporate Marketing Deputy & General Manager PT Intiland Development Tbk).

Ignatius Untung - Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung - Country General Manager Rumah123

Menurut Ignatius Untung Country General Manager Rumah123 tren positif sudah terlihat mendekati akhir tahun 2016. Tercatat adanya pertumbuhan dari sisi penjualan. Ia melihat adanya kenaikan nilai penjualan yang mengejutkan pada unit landed house (192%), sedangkan Pertumbuhan minat konsumen terhadap hunian vertikal atau apartemen mencapai 178%.

Tren peningkatan penjualan itu terus berlanjut mulai dari Semester II 2016 dan yang paling tinggi terjadi peningkatan pada bulan Oktober 2016. Selain itu, pertumbuhan juga nampak pada mulai dikerjakannya kembali proyek-proyek properti yang sempat tertunda dan bahkan juga ada beberapa proyek yang baru dibangun.

Disamping pengaruh dari daya beli yang meningkat karena makin membaiknya perekonomian, pertumbuhan properti juga didukung oleh pihak perbankan dan kebijakan dari pemerintah.

Adanya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) dan KPR Mikro merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah, terlebih lagi diluncurkannya kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak.

Yance Onggo, General Manager Marketing Citra Raya mengingatkan tahun 2017, para pengembang jangan memaksakan diri bila marketnya belum ada. Karena market yang ada umumnya sudah memiliki rumah. Karena calon konsumen saat ini menginginkan jangka waktu cicilan yang panjang dan jumlah relatif kecil (dibawah Rp 5 juta) di lokasi yang bagus. "Para pengembang harus bisa menawarkan creating value dan inovasi baru," kata Yance.

Handayani Director Mortgage and Consumer Banking BTN, bila melihat peluang tahun depan tetap optimis, karena masih ada 13 juta orang yang membutuhkan rumah. Apalagi BTN membidik segmen menengah bawah yang porsinya cukup besar sekitar 40%.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)