Semen Bosowa: Si Bungsu yang Agresif Berekspansi

Semen Bosowa adalah pendatang baru di pasar semen nasional. Produk ini baru lahir paska krisis ekonomi tahun 1998. Meski menyandang posisi bungsu, toh kinerja Semen Bosowa termasuk sangat oke. Ketika awal berdiri, kapasitas produksinya barui 1,8 juta ton per tahun.

Dengan pertumbuhan bisnis dan ekspansi yang berkelanjutan, pada tahun 2015 7,2 juta ton dengan pabrik yang tersebar di mana-mana. Dalam jangka panjang, kapasitas Semen Bosowa akan didongkrak hingga mencapai 12 juta ton per tahun. Bagaimana lika-liku Semen Bosowa membesarkan merek dan bisnisnya? Mulyanto Broto, Vice President Director PT Semen Bosowa Maros, menuturkannya kepada Ferdi Julias Chandra dari SWA Online:

semen bosowa

Bagaimana lika-likunya membesarkan Semen Bosowa sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini?

Semen Bosowa didirikan dan mulai beroperasi sejak tahun 1999 setelah krisis moneter 1998. Perusahaan bisa survive dari keadaan waktu itu dan bisa beroperasi sampai saat ini dan semakin berkembang. Perkembangan secara nyata terlihat sejak 2010 yaitu dengan tercapainya design kapasitas 1,8 juta semen per tahun dan selanjutnya dilakukan modifikasi upgrade kapasitas menjadi 2,4 juta ton per tahun. Selanjutnya dibangun pabrik line 2 dimana yang diselesaikan dulu adalah alat penggiling semen yang mulai operasi pada awal tahun 2014, dengan kapasitas 1,8 juta ton per tahun, sehingga saat ini kapasitas terpasang pabrik di Maros adalah 4,2 juta per tahun.

Saat ini akan segera selesai pembangunan pabrik penggilingan semen di Banyuwangi dengan kapasitas 1,8 juta ton per tahun. Sehingga tahun 2015 termasuk pabrik di Batam yang kapasitasnya 1,2 juta ton per tahun, total kapasitas terpasang yang dimiliki Semen Bosowa adalah 7,2 juta ton per tahun. Sebagai kelengkapan fasilitas Semen Bosowa yaitu terminal distribusi, sekarang sudah dimiliki dan sudah beroperasi yaitu di Banyuwangi, Samarinda, Kendari dan Mataram dan yang dalam perencanaan proyek yang sudah dan segera dimulai yaitu di Balikpapan, Palu, Menado, Ambon, Sorong , Cilegon, Pontianak, dll.

Untuk pengembangan pabrik juga dalam perencanaan yaitu di Barru, Rembang, dan Sukabumi. Target yang dicanangkan adalah Semen Bosowa bisa mencapai kapasitas 12 juta ton per tahun. Hal ini bisa terealisasi karena komitmen pemegang saham yaitu keluarga Aksa Mahmud dan seluruh jajaran manajemen Bosowa dalam pengembangan Bosowa.

Apa saja yang perlu diperhatikan untuk dapat membesarkan dan mempertahankan perusahaan?

Meskipun perusahaan ini adalah perusahaan keluarga tetapi dalam pengembangan dan pengelolaannya dilakukan secara profesional terbukti dengan banyaknya para profesional yang tergabung dalam Bosowa. Rasa kekeluargaan yang tinggi yang diberikan oleh keluarga memberikan semangat, dedikasi, dan loyalitas yang tinggi dalam pengembangan usaha. Sumber daya manusia adalah aset yang penting dalam pengembangan usaha.

SemenBosowaPabrik

Bagaimana caranya agar Semen Bosowa dapat dikenal masyarakat? Apa saja strategi promosinya?

Semen Bosowa dapat dikatakan merek terakhir yang muncul di tengah-tengah merk lain yang ada sampai dengan tahun 2013, sehingga suatu pekerjaan yang serius bagaimana merek ini bisa diterima masyarakat. Kita sungguh-sungguh melakukan branding untuk seluruh wilayah pemasaran, dengan memasang banner, berkoordinasi dengan para distributor, berkomunikasi dengan para tukang dan para kontraktor besar, melakukan technical services kepada proyek, berkomunikasi dengan pihak pemerintah daerah, memberikan sponshorship kegiatan di daerah, melaksanakan forum gathering dengan toko di setiap daerah. Termasuk kita publikasikan Semen Bosowa dengan iklan di televisi, radio dan event khusus yang kita selenggarakan secara periodik dan kontinyu. Yang paling penting dan pasti kita berikan jaminan atas konsistensi mutu produk semen Bosowa.

Apa saja produk dari Semen Bosowa?

Semen Bosowa setiap hari nantinya dari pabrik Maros saja menjual sekitar 13.000 ton perhari adalah sebagian besar jenis semen PCC (Portland Composite Cement ) dan lainnya adalah jenis OPC (Ordinary Portland Cement).

Apakah ada produk lainnya selain semen?

Semen Bosowa khusus berusaha di bidang memproduksi dan menjual semen saja, sedangkan produk hilir semen yitu Ready Mixed Concrete ditangani oleh group usaha lain.

Bagaimana membuat produknya bisa tetap bertahan dan bersaing dengan produk sejenis, termasuk juga bersaing dengan produk asing? Bagaimana juga kiatnya bisa bersaing dengan produk asing?

Pada dasarnya semen harus mengikuti standar yang ditentukan yaitu untuk Indonesia dengan menggunakan SNI (Standar Nasional Indonesia) dan sebagai referensi standar asing adalah memenuhi standard Amerika ASTM, Jerman DIN, Inggris BS, Jepang JIS, dll. sesuai dengan permintaan konsumen. Sehingga dapat dikatakan kualitas semen dibndingkan dengan kompetitor tidak banyak berbeda, kecuali ada permintaan khusus.

Bagaimana kinerja produknya saat ini?

Kinerja pabrik saat ini dalam kedaan bagus dan produknya relatif tidak ada masalah meskipun harus banyak dilakukan efisiensi karena kenaikan biaya energi ( panas dan listrik ) dan suasana pasar yang agak menurun denga sibuknya Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang baru saja selesai, diharapkan pada semester II ini diharapkan keadaan pasar bisa meningkat.

Berapa jumlah rata-rata penjualan per hari? Berapa nilainya?

Saat ini per harinya dari pabrik Maros dikeluarkan sekitar 8.000 – 9.000 ton per hari dan dari pabrik Batam sekitar 3.000 ton perhari.

Berapa rata-rata pertumbuhan bisnisnya? Apakah tiap tahun mengalami kenaikan?

Saat ini bisnis Semen Bosowa masih dalam perjalanan peningkatan yang serius, seperti yang saya sampaikan di poin 1 sehingga setiap tahun pasti mengalami pertumbuhan dan dan kenaikan.

Selama perusahaan ini berdiri, kontribusi pendapatan terbesar didapat pada tahun berapa?

Seperti sudah dijelaskan di poin 1, bahwa setiap tahun terjadi peningkatan kapasitas produksi artinya juga akan terjadi peningkatan volume penjualan sehingga tahun terakhirlah yang mempunyai pendapatan terbesar.

Berapa nilai omset penjualan dan market share?

Saat ini omset penjualan untuk Semen Bosowa tahun 2014 pabrik Maros ( tidak termasuk pabrik Batam ) sekitar Rp2,8 triltun rupiah per tahun dan market share kita secara nasional sekitar 8 % dan ke depan kita akan naik terus.

Berapa target pertumbuhan untuk tahun ini?

Pertumbuhan pasar secara nasional tahun ini kita harapkan bisa mencapai 8% dan untuk Indonesia Timur di mana Semen Bosowa berada kita harapkan lebih dari itu.

Apa rencana ekspansi dari Semen Bosowa di tahun ini?

Rencana, realisasi tahunan ekspansi Semen Bosowa seperti yang sudah saya jelaskan di poin 1.

Bagaimana kinerja penjualannya? Sudah dipasarkan ke negara mana saja?

Kinerja penjualan semester I ini seperti tadi sudah saya jelaskan sedikit di bawah target karena sedang sibuk dengan agenda Pileg dan Pilpres, kita harapkan di semester II ini bisa bangkit kembali dan bisa menutup kekurangan semester I.

Pengembangan-pengembangan produk/bisnis apa yang akan dilakukannya ke depan agar tetap menjadi merek lokal yang diperhitungkan dan bisa bersaing?

Pada dasarnya Semen Bosowa bidang usahanya hanya semen, sehingga belum ada rencana pengembangan produk, sehingga kita hanya memproduksi PCC dan OPC saja dan tetap mempertahankan konsistensi kualitas produk saja. Yang terus menerus kita perhatikan dan kita jaga adalah hubungan yang harmonis dengan konsumen, kontraktor, toko, distributor, instansi pemerintah dan terus melaksanakan kegiatan branding. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)