Sentuhan Legowo di MAMI

  1. Legowo KusumonegoroTak berlebihan bila mengatakan Legowo Kusumonegoro berpengaruh besar dalam melesatkan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). Program transformasi yang dijalankannya pada 2013 telah berdampak besar: MAMI menjadi The Best Fund House tiga kali berturut-turut versi Asia Asset Management.

Mengelola dana milik 197 ribu investor Indonesia yang ditanamkan lewat 24 produk reksa dana dan 46 mandat investasi, total dana kelolaan MAMI dari tahun ke tahun terus merangkak. Sepanjang 2017, dana kelolaan reksa dana tumbuh 62% dari Rp 15,9 triliun menjadi Rp 25,7 triliun (84%-nya dari investor institusi).

Di bawah kepemimpinan pria kelahiran Roma, Italia, 4 Januari 1962 ini, MAMI banyak melakukan terobosan dengan menawarkan produk inovatif. Contoh, untuk menampung kekhawatiran investor yang ngeri dengan volatilitas pasar, ditawarkan reksa dana dengan tingkat risiko rendah, bernama Manulife Pendapatan Bulanan (MPB) II. Produk ini laku bak kacang goreng. “Dana kelolaan MPB II tumbuh 580% dalam waktu setahun. Sudah mencapai Rp 3,2 triliun pada akhir 2017,” kata Legowo yang mengawali karier di Standard Chartered Bank.

Terobosan lain, pada 12 Mei 2017 meluncurkan Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI). Melalui produk ini, masyarakat bisa berinvestasi dengan dana minimal Rp 10 ribu. MSSI melengkapi dua reksa dana syariah yang sudah dimiliki sebelumnya, Manulife Syariah Sektoral Amanah (MSSA) dan Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS (MANSYAF).

Kinerja reksa dana syariah itu juga ciamik. MSSI yang belum genap satu tahun diluncurkan telah memiliki dana kelolaan Rp 609,7 miliar hingga akhir 2017. Sementara dana kelolaan reksa dana MANSYAF pun tumbuh melesat (2.255%) dari semula US$ 13,8 juta di 2016 menjadi US$ 324,28 juta di akhir 2017.

Legowo menjelaskan bahwa selama ini mereka mengandalkan tiga jalur distribusi untuk meningkatkan dana kelolaan: tim penjualan institusional, distribusi kemitraan, dan jalur wealth specialist & digital. “Semua jalur pemasaran memiliki kontribusi yang penting bagi pertumbuhan kami,” kata peraih gelar magister sains dari Institut Pertanian Bogor ini. Di luar jalur di atas, mereka juga menawarkan reksa dana melalui klikMAMI.com yang tahun lalu digunakan oleh 3.500 investor baru.

Kendati sudah meraih kinerja yang baik, Legowo tak henti memacu timnya untuk memperluas jalur pemasaran, meningkatkan kualitas layanan, dan melakukan inovasi teknologi. Yang menarik, selain fokus pada pengembangan bisnis, dia juga mendorong MAMI aktif mengedukasi masyarakat terkait literasi keuangan, mulai dari memberikan pelatihan kepada ibu-ibu PKK hingga lomba menulis artikel reksa dana bagi mahasiswa. (*)

Reportase: Herning Banirestu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)