Sesuaikan Perkembangan Zaman, The 7 Habits of Highly Effective People Signature Edition 4.0 Diluncurkan

Siapa yang tidak kenal karya Stephen R. Covey, The 7 Habits of Highly Effective People? Franklin Covey, sebuah perusahaan global spesialis peningkatan performa, bersama Dunamis, penyedia jasa profesional, meluncurkan versi terbaru, The 7 Habits of Highly Effective People Signature Edition 4.0. Versi ini merupakan versi keempat dalam 25 tahun terakhir.

7Habits

Versi terbaru program ini dihadirkan untuk menjawab berbagai tuntutan perkembangan zaman. Generasi Y, yang cepat atau lambat akan menggantikan generasi sebelumnya, memiliki karakteristik yang berbeda. Versi terbaru ini di antaranya untuk menjawab tantangan perubahan tersebut. Organisasi, baik pemerintahan maupun perusahaan perlu melakukan banyak hal untuk menyesuaikan perubahan yang terjadi tersebut.

Program terbaru ini hadir dengan beberapa hal berbeda dari versi sebelumnya, di antaranya adalah sustain 20 game-changing behaviors, new mobile application, video, leader implementation program. Selain itu, program ini juga terbilang lebih praktis dan akan ada assasment sehingga para peserta bisa mengetahui dan memantau perkembangan efektifitas kerjanya usai mengikuti pelatihan.

Tomy Sudjarwadi, Head of Dunamis FranklinCovey, menambahkan, tidak hanya staf-staf perusahaan yang akan mengikuti pelatihan ini, tetapi juga para atasan mereka. "Para staf perusahaan yang ikut program ini akan ikut pelatihan tiga hari, sedangkan atasannya ikut satu hari. Karena soal kebiasaan mesti dibicarakan. Ada proses yang baru, involvement dari para atasan, " ujarnya.

Sementara itu, Catherine Nelson, Vice President Leadership FranklinCovey menyebutkan bahwa fokus dari pelatihan ini adalah bagaimana membentuk karakter yang mampu memahami satu sama lain. Hal ini merupakan kunci dalam membangun hubungan, termasuk dengan tim. Menurut Catherine, saling memahami ini merupakan human-value yang berlaku di mana pun dan kapan pun. Emphatic Communication menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan hal tersebut, memahami orang lain dengan frame yang mereka miliki. "Ini tidak hanya membutuhkan intensi untuk mendengarkan, tetapi juga perlu kemampuan untuk merefleksikan rasa dan kata-kata.

Lebih lanjut, Catherine menyebutkan, dengan mengikuti pelatihan tersebut, akan terbentuk orang-orang yang efektif dan berpengaruh kepada budaya di sebuah organisasi. Dengan demikian, mereka dapat bekerja bersama dan menyelesaikan masalah bersama-sama dengan lebih cepat. Penyelesaian masalah secara lebih cepat tentu akan berpengaruh pada produktifitas sebuah perusahaan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)