Siasat Developer di Tengah Lesunya Ekonomi

Saat ekonomi masih diliputi banyak ketidakpastian, apalagi suku bunga masih lumayan tinggi, para pengembang properti mesti jeli membidik konsumen. Mereka mesti punya banyak kelebihan selain tentu saja lokasi yang strategis, agar produknya laku.

Untuk properti kelas menengah ke bawah, dampak perlambatan ekonomi memang tak terlalu berdampak pada penjualan. Hal ini mengingat sebagian besar konsumen di kelas ini adalah pemburu rumah pertama. Demikian diungkapkan owner Norindland Cibubur, Dedi Humaedi.

Namun, sebagian besar masyarakat menengah ke atas menunda rencana pembelian rumah hingga situasi ekonomi benar-benar kondusif. “Di Cibubur, jelas sekali perlambatan ekonomi berimbas pada penjualan rumah yang harganya di atas Rp 800 juta per unit. Kebanyakan mereka hold dulu,” katanya.

Saat suku bunga masih di kisaran 14-15% dan nilai tukar rupiah masih cukup dalam terdepresiasi, lanjut dia, konsumen cenderung sangat hati-hati meskipun minat untuk membeli properti baru masih tinggi. “Kami mencari celah, menawarkan keringanan,” ujarnya.

11390_1562069267393866_8225513831827115118_n

Pertama, uang muka (DP) yang sekitar 30% dari harga rumah bisa dibayar dengan mencicil. Langkah ini akan memudahkan calon konsumen mengatur keuangannya agar tetap sehat. Selanjutnya, Norinland Cibubur juga menawarkan keringanan pembayaran pajak-pajak, seperti Bea Pengalihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Bahkan, kami menggratiskan biaya untuk balik nama, cek sertifikat, validasi pajak transaksi jual-beli rumah,” kata Dedi.

Tak ketinggalan, perseroan juga menawarkan gimmick lainnya seperti bonus furniture seperti sofa dan pendingin ruangan (AC) untuk menarik minat calon pembeli. Menurut dia, langkah ini harus diambil untuk menyiasati ketatnya persaingan dengan pengembang lain, terutama di lokasi yang sedang tumbuh, seperti Cibubur.

Perseroan juga menggandeng 4-5 bank sebagai mitra. Dengan demikian, calon konsumen bisa memilih paket pembiayaan yang tepat sesuai keinginannya. “Saat situasi sedang sulit seperti ini, kami mesti pandai-pandai mengambil hati calon pembeli dengan beragam keringanan dan bonus,” kata dia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)