SML Umumkan Juara Young Architect Competition 2015 Berhadiah Rp 675 Juta

Sinar Mas Land (SML) mengumumkan 9 tim pemenang Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015 (SMLYAC). Pengumuman pemenang dilaksanakan secara seremonial berbentuk acara puncak penganugerahan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Sayembara yang berlangsung selama empat bulan ini diumumkan ke publik pertama kali pada 9 Juli 2015 dan ditutup pada 2 November 2015. Para pemenang berasal dari tiga kategori berbeda yakni Residential, Commercial, dan Resort serta berhak mendapatkan hadiah total Rp 675 juta.

Sayembara arsitektur berskala nasional yang untuk kedua kalinya diselenggarakan SML ini sukses meraih respon positif dari para mahasiswa arsitektur di Indonesia dan menjadi sebuah kesempatan besar bagi calon-calon arsitek terbaik negeri ini untuk menunjukkan potensi emas melalui karya terbaik mereka.

Ishak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land, mengatakan dalam siaran pers hari ini, mengatakan, “Kepedulian terhadap perkembangan potensi generasi muda yang akan memikul masa depan pembangunan di Tanah Air membuat Sinar Mas Land kembali menggelar sayembara Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015,”

Ishak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land bersama tim yang berhasil menjadi juara di kategori Resort Development Ishak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land bersama tim yang berhasil menjadi juara di kategori Resort Development

Menurutnya, SML bersyukur sekaligus bangga karena dapat memberikan kesempatan kepada calon-calon arsitek terbaik negeri ini untuk berkarya dan mengembangkan kemampuan mereka secara kreatif untuk membangun masa depan negeri yang lebih baik.

Berikut adalah nama pemenang Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015 yang diumumkan dalam malam puncak penganugerahan di Indonesia Convention Exhibition (ICE):

Kategori Residential
Pemenang 1: Tim Estevantra Sunandirjaya dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp100 juta Pemenang 2: Tim Antonius Richard Rusli dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 75 juta Pemenang 3: Tim Lucky Fachrurozi dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 50 juta.

Kategori Commercial
Pemenang 1: Tim Dena Hilmi Fauzi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), berhak mendapatkan hadiah uang Rp 100 juta.
Pemenang 2: Tim Dian Indah dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 75 juta.
Pemenang 3: Tim Azki Muhammad dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 50 juta.

Kategori Resort
Pemenang 1: Tim Silvanus Andi Saputra dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 100 juta.Pemenang 2: Tim Gideon Sutanto dari Universitas Pelita Harapan (UPH), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 75 juta. Pemenang 3: Tim Raynaldo Theodore dari Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), berhak mendapatkan hadiah uang senilai Rp 50 juta.

Pada tanggal 2 Desember 2015, 15 finalis terbaik mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri yang memang sudah piawai di bidangnya. Juri untuk kategori residensial ada : Sukendro Sukendar dari IAI (Founder Nataneka Architect), Andra Matin (Founder Andra Matin Architect) serta Jefry Budiman praktisi (Founder Grain and Green).

Juri di kategori Commercial : Ardi Jahya, praktisi dari IAI, serta ada Rafael David dari IAI (principal Aboday Architect) serta Sofian Sibarani (praktisi dari AECOM).

Juri di kategori Resort juga diisi orang-orang terbaik di bidangnya, diantaranya: Prasetyo Adi (praktisi dari PDW Architect) serta Robert Day (dari WATG).

Menanggapi kegembiraan para pemenang Ishak berujar, “Semoga sayembara SMLYAC 2015 dapat meningkatkan semangat mahasiswa untuk terus berkarya memajukan industri properti dan arsitektur tanah air. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berputus asa dan patah semangat, karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.”

SML adalah pengembang di Asia Tenggara dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam bidang pengembangan properti di Indonesia. Perseroan tercatat di bursa saham Indonesia atas nama PT Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE). Awal tahun 2011, BSDE telah merampungkan proses akuisisi perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa. Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BSDE terutama portofolio pendapatan dan diversifikasi usaha BSDE.

Dengan lebih dari 50 proyek besar yang telah dikembangkan di Indonesia, dan juga memiliki lebih dari 10.000 ha land bank, SML dapat disebut sebagai pengembang properti terbesar di Indonesia. Bukti kesuksesan SML juga diakui oleh dunia dengan mendapatkan berbagai macam penghargaan International yang prestigius seperti World FIABCI Prix d’excellence Award di Cyprus (2011), World FIABCI Prix Award di Taichung (2013), Asia Pacific Property Award di Kuala Lumpur (2012 & 2013), dan Cityscape Awards For Emerging Market di Dubai (2014).

Dengan dukungan tim manajemen yang kuat, SML pun dikenal sebagai pengembang kota mandiri suksesl (Melalui BSD City Development), serta menjadi pelopor dalam pengembangan konsep perumahan klaster / concept-Klastered residential (Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand Wisata, dan lain-lain). Disamping itu, Sinar Mas Land juga merupakan pelopor / pioneer pengembangan proyek inovatif Strata Mall / Trade Center (ITC) di Indonesia.

SML memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan dan Itochu-Japan, Hongkong Land serta mitra lokal seperti Kompas Gramedia dan Kalbe. (EVA)

Leave a Reply

1 thought on “SML Umumkan Juara Young Architect Competition 2015 Berhadiah Rp 675 Juta”

Sukses buat para pemenang, semoga dunia arsitektur Indonesia semakin berprestasi
by Arsitek Bandung, 08 Dec 2015, 08:21

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)