Sosialisasi Ekonomi Syariah Harus "Bareng-bareng"

Peran ekonomi syariah kepada ekonomi Indonesia dipandang signifikan. Oleh sebab itu, ekonomi tersebut harus terus disosialisasikan kepada masyarakat di Tanah Air. Tetapi, demi sosialisasi yang efektif, para pihak terkait harus saling bersinergi dalam melakukannya.

Dalam sebuah media workshop dengan tema "Memahami Layanan dan Manfaat Produk Keuangan Berbasis Syariah sebagai Penggerak Ekonomi Nasional dan Pilihan yang Menguntungkan," yang diselenggarakan Bank Danamon Indonesia, di Solo, Rabu (9/10/2013), Ismi Kushartanto, Direktur Eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah, berujar bahwa, "Sudah pernah ada gerakan ekonomi syariah juga yang disebut GES, yang diinisiasi MUI."

ismi pkes

Gerakan sejenis juga pernah dilakukan dengan bentuk Gerakan 3H, yaitu halal memperoleh, halal memanfaatkan, dan halal mengonsumsi. Sekarang, yang terbaru, PKES membuat Gres! (Gerakan Ekonomi Syariah). "Gres! ini adalah suatu gerakan ekonomi syariah. Kalau kita lihat Gres! itu dari bahasanya, bisa dibilang sebagai sesuatu yang baru itu dikatakan gres," lanjutnya.

"Gres! ini merupakan kegiatan bersama dari seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah."

Ismi mengatakan, sebetulnya, tidak ada kesulitan yang berarti dalam melakukan sosialisasi ekonomi syariah kepada masyarakat. "Cuma, bagaimanapun sosialisasi ini butuh biaya. Kalau kami masing jalan sendiri-sendiri dengan tanpa sinergi akan tenggelam, dengan katakanlah sosialisasi, komunikasi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga konvensional yang sudah luar biasa," papar dia.

Menurut dia, sinergi penting dilakukan demi hasil yang maksimal. "Di sini itu memang perlu kami bareng supaya lebih efektif," imbuhnya. Posisi PKES sendiri, menurut dia, sebagai corong komunikasi sehingga masing-masing pihak tidak berbicara sendiri-sendiri.

Salah satu bentuk sinergi dilakukan PKES dengan Bank Danamon. Keduanya berkolaborasi demi memberikan pemahaman akan ekonomi syariah kepada masyarakat. "Danamon berkomitmen untuk mendukung Gres! Dukungan ini telah kami implementasikan melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dengan pemberdayaan masyarakat di daerah Marunda dengan melakukan revitalisasi cagar budaya Rumah Si Pitung dan salah satu mesjid tertua di Jakarta sebagai objek wisata yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar," tutur Herry Hykmanto, Direktur Danamon Syariah, dalam kesempatan yang sama.

herry danamon

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan, sinergi dilakukan antar pelaku keuangan syariah, yakni Adira Insurance Syariah, Rumah Zakat, dan Danamon Syariah, dalam memperkenalkan I-Card (Infaq Card). "Gerakan ekonomi syariah ini penting bagi Indonesia," dia menegaskan.

Dukungan Danamon kepada Gres! juga ditunjukkan dengan menyelenggarakan workshop kepada para awak media. Materi yang diberikan mencakup produk-produk keuangan berbasis syariah. Salah satunya adalah pembiayaan beragunan emas secara syariah.

"Program workshop untuk para jurnalis ini adalah bagian dari program edukasi Gres! untuk meningkatkan sosialisasi ekonomi syariah melalui pemberitaan di media massa," tandas Ismi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)