Strategi Telkom Dukung Pengembangan Kawasan Industri

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan pengembangan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology/ICT) di 30 kawasan industri hingga akhir 2016. Investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 30 miliar. Direktur Enterprise and Business Service Telkom Muhammad Awaluddin mengatakan, guna mendukung perkembangan sektor industri nasional, khususnya dari aspek sistem dan jaringan telekomunikasi, Telkom menyediakan Broadband Industrial Estate (BIE) melalui modernisasi jaringan di area kawasan industri berupa penggantian kabel tembaga menjadi fiber optic.

"Hingga akhir 2016, kami targetkan 30 kawasan industri telah memperoleh pengembangan infrastruktur ICT menuju BIE. Untuk 2015 sendiri, kami targetkan 17 kawasan industri telah dikembangkan menjadi BIE," kata dia dalam rilisnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Tahun 2010, pengembangan suatu kawasan industri mempersyaratkan dukungan ketersediaan prasarana dan sarana yang memadai, di antaranya adalah tersedianya akses jalan, sumber energi seperti gas dan listrik, adanya sumber air, sistem dan jaringan telekomunikasi, serta fasilitas penunjang lainnya. Pengembangan BIE adalah salah satu solusinya.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin (kedua dari kanan), Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar (kedua dari kiri), Direktur Administrasi & Keuangan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Gempa N. Yasin (paling kanan), dan Direktur Marunda Center Iwan Djunaedi (paling kiri) usai penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Pengembangan Layanan ICT dengan HKI, KBN dan Marunda Center sebagai bentuk dukungan Telkom untuk pengembangan ICT di sektor industri Indonesia, Jakarta (11/5). Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin (kedua dari kanan), Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar (kedua dari kiri), Direktur Administrasi & Keuangan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Gempa N. Yasin (paling kanan), dan Direktur Marunda Center Iwan Djunaedi (paling kiri) usai penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Pengembangan Layanan ICT dengan HKI, KBN dan Marunda Center sebagai bentuk dukungan Telkom untuk pengembangan ICT di sektor industri Indonesia, Jakarta (11/5).

Untuk mendukung terwujudnya BIE tersebut, Telkom dengan diwakili Muhammad Awaluddin bersama Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Penyediaan dan Pengembangan Layanan ICT guna meningkatkan value bisnis kedua entitas secara berkesinambungan. “Kerja sama ini merupakan wujud komitmen Telkom untuk turut memajukan sektor industri Indonesia, setelah sebelumnya Telkom juga mendukung sektor maritim, pariwisata dan pendidikan,” ujarnya.

Awaluddin juga mengatakan, dengan adanya modernisasi jaringan, Telkom mendukung kegiatan bisnis di kawasan industri menuju pengembangan Digital Industrial Estate yaitu pengelolaan kawasan industri berbasis digital. Kawasan digital ini akan memberikan solusi layanan yang terintegrasi seperti connectivity baik berupa MPLS atau internet, Data Centre, Indihome yaitu layanan Triple Play berbasis fiber optic maupun aplikasi-aplikasi lainnya seperti Surveillance System, Portal, Ticketing System, e-Money, Smart Office,Panic Button, Digital Advertising, e-Parking, dan lain-lain.

Sampai awal 2015, dari 61 kawasan industri yang tergabung dalam HKI, hampir semua anggota HKI telah bekerja sama dengan Telkom dalam pengembangan infrastruktur ICT menuju BIE. "Telkom berkomitmen untuk mendukung seluruh kawasan industri di Indonesia menjadi BIE dan berperan aktif dalam pengembangan kawasan industri baru mulai dari tahap awal penyiapan infrastruktur," katanya.

Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar menyatakan, melalui kerja sama dan dukungan infrastruktur ICT Telkom yang mumpuni diharapkan seluruh kawasan industri industri dapat berkembang. "Pada akhirnya mampu memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan sektor industri Indonesia ke depan," ujar dia.

Komitmen Telkom dalam mendukung program pemerintah dalam pengembangan kawasan industri tidak terbatas di Pulau Jawa. Telkom juga telah bekerja sama dengan 13 kawasan industri di luar Jawa untuk pengembangan Digital Industrial Estate. Ini sejalan dengan program Telkom dalam menggelar infrastruktur broadband di seluruh wilayah Indonesia melalui program Indonesia Digital Network.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Penyediaan dan Pengembangan Layanan ICT dengan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan Marunda Center sebagai bentuk dukungan Telkom untuk pengembangan ICT di sektor industri Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)