Tak Hanya Produk, Sistem Manajemen Pun Kini Ada SNI

sni-award-img_20161116_100021

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Prof. Dr. Bambang Prasetya, mengatakan kini stnadar SNI yang dikeluarkan BSN tidak hanya untuk produk dan jasa saja tetapi juga sudah ada standar SNI untuk manajemen, khususnya manajemen risiko ISO 31000. Hal itu disampaikan Bambang saat membuka acara SNI Award di Jakarta, 16/11/2016. Standar tersebut akan mengawal praktik manajemen risiko yang bermutu disetiap perusahaan, “Akan sangat berguna bagi industri keuangan seperti perbankan, tetapi penting juga bagi industri lainnya untuk memiliki sertifikasi ISO 31000 ini,”jelasnya.

Menteri Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir, yang hadir dalam cara tersebut juga menekankan hal yang sama. Menurutnya, penerapan ISO 31000 nantinya akan membantu semua perusahaan untuk menjalankan praktik manajemen yang mampu menghadapi risko, terutama di bidang keuangan. Selain manajemen, Nasir juga menekankan perlunya standarisasi bagi lulusan perguruan tinggi, khususnya program vokasi. “Tidak cukup lulus hanya mendapatkan selembar ijasah saja, tetapi harus juga ada sertifikasi standar kompetensi pada bidangnya, dimana standar itu yang telah diakui oleh industri sebagai pengguna lulusan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut Nasir menegaskan pentingnya standarisasi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan jasa baik di dalam maupun di luar negeri. “Perbaikan secara terus menerus bagi industri itu menjadi sangat penting. Mutu, harus emakin meningkat dan efisien dan kompetitif,” jelasnya.

Adapun SNI Award 2016 diberikan kepada 40 perusahaan dan lembaga mulai dari skala kecil, menengah dan besar. Kategori pengahargaan adalah perunggu, perak emas dan satu kategori baru yakni platinum.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)