Telkom & WIKA Kaji Revaluasi Aset

Direktur Innovation dan Strategi Portofolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Indra Utoyo mengatakan pihaknya saat ini masih mengkaji ulang untuk melakukan revaluasi asetnya. "Telkom sangat besar. Kami masih mengkaji bagian mana yang mau dilakukan revaluasi," ujarnya dalam acara Investor Day di Bursa Efek Indonesia, Senin, 9 November 2015.

Indra mengatakan kemungkinan revaluasi aset akan dilakukan pada anak-anak perusahaan yang akan melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) di pasar modal. "Jadi tidak diimplementasikan ke semua anak perusahaan. Kelihatannya untuk perusahaan yang mau go public nanti."

Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom Indra Utoyo (tengah) bersama Project Director Probis ICT Public Transportation Services (Probis IPTS) Telkom Suprayitno (kiri) dan Senior General Manager FeliCa Business Division, Sony Corporation Kazuyuki Sakamoto (kanan) memperlihatkan smartcard berbasis teknologi NFC (Near Field Communication) yang akan dikembangkan di Indonesia, Kamis (15/10) Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom Indra Utoyo (tengah)

Terkait dengan anak perusahaan mana yang akan go public, Indra tidak mau menyebutkan. "Belum bisa sekarang," katanya. Indra hanya menyebutkan jumlah anak perusahaan yang sedang dikaji tidak sampai sepuluh.

Pada kesempatan berbeda, PT Wijaya Karya Tbk juga sedang melakukan perhitungan. Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Bintang Perbowo mengatakan, jika tidak dilakukan revaluasi aset pun, tidak berpengaruh kepada perseroan. "Pajaknya memang murah, cuma 3 persen. Namun kami belum memutuskan penyebab perusahaan konstruksi berbeda dengan perusahaan lain," tuturnya.

Tempo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)