Layani Vaskuler Terintegrasi, RS Premier Bintaro Resmikan Vascular Center

Jangan sepelekan sakit pembuluh darah (vaskuler). Jika pembuluh darah rusak atau terganggu dapat memicu beragam penyakit kronis, seperti stroke, jantung dan diabetes. Bahkan, penyebab diabetes itu diperkirakan  40% akibat pembuluh darah yang rusak. Namun, jika terlanjur sudah menderita kerusakan vaskuler, Anda tidak perlu khawatir, karena bisa diobati dan disembuhkan secara medis.

RS Premier Bintaro termasuk salah rumah sakit yang concern untuk melayani penyakit vaskuler secara menyeluruh. Untuk itu, jaringan rumah sakit Ramsay Health Care Group Australia ini meluncurkan fasiitas “Vascular Center”. Di sini pasien akan mendapatkan pelayanan lengkap terintegrasi mulai dari diagnostik, penanganan, hingga fisioterapi.

Salah satu fasilitas Vascular Center

“Jadi pasien tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia. Dengan berobat di Vascular Center layanan one stop service, lebih hemat dan efisien,” jelas dr. Juniwati Gunawan, Direktur Utama RS Premier Bintaro, Tangerang Selatan. Apalagi RS Premier Bintaro sudah memiliki pengalaman 15 tahun melayani pasien.

Dijelaskan Juniwati, Vascular Center menyediakan pelayanan vaskuler modern  yang komprehensif. Pelayanan yang diberikan terkoordinasi dan terintegrasi di setiap aspek,  mulai dari skrining, diagnostik, terapi obat-obatan, terapi bedah maupun nonbedah dengan teknik endovaskuler untuk pasien rawat inap maupun rawat jalan.

Tim spesialis vaskuler rumah sakit ini akan bekerja untuk mendeteksi dan menangani penyakit-penyakit vaskuler, seperti malformasi pembuluh darah kongenital, penyakit aortoiliak, penyakit arteri perifer, penyakit vena kronik, trauma pembuluh darah, penyakit karotis, kedaruratan pembuluh darah, penyakit vaskuler autoimun, luka serta ulkus kronik, akses vaskuler untuk cuci darah maupun kemoterapi, dan lain-lain.

Adapun tim dokter spesialis bedah vaskuler RS Premier Bintaro dipimpin oleh dr R. Suhartono Sp.B (K)V sedangkan anggotanya dr Dedy Pratama Sp.B (K)V, dr Hilman Ibrahim Sp.B (K)V, dr Alexander Jayadi Utama Sp.B(K)V, dr Patrianef Sp.B(K)V dan dr Ismon Kusasi Sp.B(K)V.

dr Suhartono (ke-1 dari kanan) dan dr Juniwati Gunawan (ke-3 dari kanan)

“Tindakan medis yang dilakukan di Vascular Center dibagi menjadi dua, yaitu operasi bypass dan tindakan minim invasif antara lain balloning, stenting, dan angioplasty. Tindakan yang dipilih pada pasien berdasarkan pada kebutuhan pasien,” kata dr Suhartono, Presiden Elect Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI) dan Ketua Perhimpunan Spesialis Bedah Vaskuler dan Endovaskuler Indonesia.

Menurut Suhartono, Vascular Center memiliki layanan unggulan untuk penanganan pembesaran aorta (aneurisma aorta). Pembuluh aorta merupakan pembuluh yang berada di sekitar rongga perut yang keluar dari jantung. Usia lanjut di atas 60 tahun merupakan faktor risiko dari penyakit ini. Dulu, pembesaran aorta ditangani dengan operasi besar dengan prosedur pemasangan pembuluh baru di aorta, namun kini prosedur tersebut dapat diganti dengan Endovascular Aneurysm Repair (EVAR) dengan tindakan pembedahan minim invasif, sehingga risiko lebih kecil.

“Namun, sayangnya di Indonesia kelainan penyakit pembuluh darah tidak di-cover asuransi. Padahal, ini penyakit yang serius,” ujarnya prihatin. Asal tahu saja untuk pengobatan kelainan vaskuler ini biayanya bervariasi, misalnya berobat di Singapura bisa mengabiskan dana Rp 700 juta. (EVA)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)