The Body Shop Apresiasi Langkah Pemerintah China

The Body Shop menyambut baik sinyal pemerintah China dalam mengadopsi pendekatan baru untuk uji coba kosmetika terhadap produk biasa yang diproduksi di dalam negeri, seperti sampo, perawatan kulit atau parfum, pada tanggal 8 November lalu.

the body shop

Menyambut berita tersebut, CEO The Body Shop, Jeremy Schwartz, Jumat (15/11/2013), berkomentar, "Sebagai perusahaan kecantikan pertama yang mengambil tindakan terhadap uji coba hewan pada kosmetika, berita ini menandai momen yang benar-benar bersejarah. Kami mengucapkan selamat kepada pihak berwenang Cina untuk membuat keputusan penting ini."

Pendekatan ramah terhadap hewan yang akan diadopsi pemerintah China tersebut merupakan pendekatan yang sejalan dengan salah satu nilai dasar The Body Shop, yakni “Against Animal Testing.” The Body Shop bersama organisasi internasional Cruelty Free International telah melakukan kampanye menentang uji coba terhadap hewan selama lebih dari 20 tahun.

The Body Shop merupakan perusahaan kosmetika pertama dan paling lama berdiri yang mendedikasikan diri untuk melawan uji coba pada hewan demi tujuan kosmetika. Kampanye pertamanya dimulai pada tahun 1989, dan memiliki suara terbanyak. Semua produk Body Shop berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tidak diujicobakan pada hewan. Prinsip ini didirikan pada tahun 1989. The Body Shop pun merupakan perusahaan kosmetika internasional pertama yang tersertifikasi di bawah Standar Kosmetika Manusia.

Pada tahun 1996, pendiri The Body Shop, Dame Anita Roddick bergabung dengan BUAV dan organisasi mitranya di Eropa yang merupakan organisasi pendiri Cruelty Free International, saat menyajikan petisi berisi 4 juta tanda tangan kepada Komisi Eropa.

Hari ini, The Body Shop terus mendukung pesan pendirinya untuk melarang uji coba terhadap hewan serta mendukung panggilan Cruelty Free International untuk mengakhiri uji coba kosmetika pada hewan secara global. Pada Maret 2013, perusahaan merayakan Larangan Uni Eropa untuk mengakhiri impor dan penjualan uji coba hewan di seluruh wilayah. Dan pada Oktober tahun ini, The Body Shop menyajikan Cruelty Free International lebih dari 1 juta tanda tangan dari para pelanggan di seluruh dunia untuk mendukung penetapan larangan secara global.

Kampanye dilanjutkan dengan aksi perusahaan pada tanggal 25 Oktober menyerahkan petisi pernyataan pelarangan uji coba kosmetik pada hewan di kawasan ASEAN sebanyak 1.095.755 tanda tangan kepada Cruelty Free International. Petisi ini akan diserahkan The Body Shop International kepada Cruelty Free International dengan harapannya akan disampaikan kepada delegasi ASEAN untuk lebih lanjut mendukung kampanye ini sehingga keluar pernyataan pelarangan uji coba kosmetik pada hewan di kawasan ASEAN.

CEO The Body Shop Indonesia, Suzy Hutomo, mengatakan, “Kampanye tahun ini merupakan kemenangan dan semangat masyarakat internasional yang mendorong Cruelty Free International dan The Body Shop untuk melanjutkan kampanye serta berhasil mendapatkan petisi 1.095.755 tanda tangan. Jumlah tersebut bahkan melebihi target awal petisi yaitu mendapatkan satu juta tanda tangan.”

Suzy mengatakan, “It’s not a question of whether animals can talk, but whether they can feel.” Dia berharap seluruh bagian dari industri fashion dan para pencinta fashion tidak menyakiti hewan demi kecantikan. Ia meyakini bahwa mendapatkan kecantikan bagi para wanita bukanlah proses yang perlu dan boleh ditempuh dengan melakukan kekejaman terhadap hewan. The Body Shop akan terus melakukan kampanye untuk menghentikan uji coba kosmetik di semua negara di seluruh dunia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)