Tiket.com Makin Lengket dengan Pelancong

Urusan wisata serahkan saja kepada Tiket.com! Itu mungkin yang ada di benak jutaan pelancong lokal maupun internasional. Wisatawan bisa membeli tiket pesawat, kereta api, sekaligus voucher hotel hanya dengan mengklik www.tiket.com.

Managing Director Tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan penjualan tiket meningkat empat kali lipat dari tahun ke tahun. Target tahun ini adalah empat kali lipat dari tahun lalu yang mencapai 1,9 juta tiket.

Untuk mendongkrak kinerja, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, kemudahan dari segi sistem. Calon nasabah tidak boleh mengalami kesulitan saat memesan tiket sesuai dengan tujuan wisatanya.

“Kami juga menyediakan loyalty programme dan bundling tiket pesawat dan hotel. Dari segi layanan, kami siap sedia selama 24 jam. Untuk menguatkan branding dan penetrasi pasar, pada tahun ini kami akan mulai beriklan di TV,” katanya.

Managing Director Tiket.com Managing Director Tiket.com, Gaery Undarsa

Pada bulan ini, Tiket.com tengah menggelar program tantangan harga kepada nasabahnya. Jika ada salah satu konsumennya menemukan harga tiket atau voucher hotel yang lebih murah, perseroan akan memberikan ganti uang sejumlah Rp50 ribu hingga Rp100 ribu sesuai dengan selisih harga yang terjadi.

“Kami menjamin harga yang kami tawarkan jauh lebih baik. Itu semua untuk kemudahan pelanggan. Kami juga membuka program diskon Rp100 ribu untuk semua perjalanan untuk mendorong minat berwisata masyarakat,” ujarnya.

Itulah bentuk kontribusi Tiket.com pada keberlangsungan program pemerintah meningkatkan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara. Animo masyarakat terbukti naik dan mendongkrak penjualan tiket hingga tujuh kali lipat hanya dalam waktu dua hari.

“Target pasar kami adalah seluruh lapisan masyarakat. Tentunya yang sudah punya kapasitas, berkisar di usia 22 tahun ke atas,” katanya.

Gaery menjelaskan pihaknya masih bekerjasama dengan banyak media besar dalam berpromosi, termasuk juga menggenjot pemasaran lewat internet. Saat ini, Tiket.com sudah mampu memfasilitasi perjalanan nasional dan regional yang bekerja sama dengan banyak maskapai penerbangan, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, Wings Air, dan Batik Air.

“Destinasi di Indonesia yang sangat diminati itu ada di Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Untuk yang luar negeri itu Kuala Lumpur dan Singapura. Kami juga menawarkan rute-rute eksotis dengan adanya rute perintis yang menuju ke daerah-daerah terpencil,” katanya.

Pada tahun ini, ia yakin industri pariwisata akan lebih berkembang dibanding tahun 2014. Ada banyak kegiatan besar di tanah air pada tahun lalu, salah satunya adalah Pemilihan Umum DPR/DPRD dan Presiden yang menyedot perhatian banyak kalangan. Dampaknya, rencana berwisata akhirnya tertunda.

“Sekarang, adalah tahun yang aman (untuk berwisata). Pemerintah baru juga getol mendorong industri pariwisata. Itulah kenapa kami berani menargetkan penjualan tiket naik empat kali lipat di tahun ini,” ujarnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)