Topang UMKM, Kampoeng BNI Dipromosikan di APEC 2013

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memiliki program untuk mendekatkan sektor keuangan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bernama Kampoeng BNI. Program ini pun dipromosikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2013 di Bali. “Kampoeng BNI merupakan salah satu cara yang telah kami lakukan untuk menopang UMKM di Indonesia,” kata Direktur Utama BNI, Gatot M. Suwondo.

Strategi BNI mempromosikan Kampoeng BNI dalam APEC 2013 punya alasan khusus. Apalagi, masalah inklusi keuangan menjadi salah satu topik yang diangkat dalam KTT APEC 2013 di Bali. Dan BNI tercatat sebagai bank resmi pada pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC).

Kmapoeng BNI2

Menurutnya, Kampoeng BNI adalah program kemitraan bagi masyarakat yang menetap di satu kawasan penghasil produk homogen. Untuk mendukung usaha mereka, BNI memberikan bantuan lengkap mulai dari pemberian kredit modal usaha berbunga ringan, pelatihan, hingga cara membuka akses pasar.

Kini, BNI sudah mempunyai 12 Kampoeng BNI yang tersebar di Indonesia. Salah satunya Kampoeng BNI Seni yang berada di Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung, Bali. Di Kampoeng BNI Kamasan, BNI telah menyalurkan modal usaha sebesar Rp 1,6 miliar kepada 90 usaha kecil di desa tersebut. Ke depan, BNI bakal terus meningkatkan penyaluran kredit sesuai dengan kemampuan tiap kampoeng.

Dalam agenda diskusi ini dihadiri oleh para pengusaha dan anak-anak muda se-Asia Pasifik. Gatot mengajak mereka untuk melihat bagaimana cara BNI menyalurkan kredit untuk UMKM. Dan BNI pun mengajak para pemuda-pemudi yang tergabung dalam APEC Youth Leader 2013 untuk mengunjungi kampung tersebut. "Sekalian para UMKM dapat mempromosikan produknya, karena siapa tahu bisa lanjut,” dia menyarankan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)