Tunda Bayar Dividen, Freeport-McMoRan Bakal Irit Belanja

Freeport-McMoRan Inc berencana menangguhkan pembayaran dividen dan mengurangi belanja modal sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13,9 triliun selama dua tahun ke depan. Langkah ini dilakukan Freeport-McMoRan karena perusahaan tambang tersebut terus bergulat dengan harga komoditas yang kian turun.

Dengan menunda pembayaran dividen tahunan US$ 0,20 per saham, penghematan US$ 240 juta per tahun bisa didapatkan. Perusahaan berencana memotong belanja modal menjadi US$ 1,8 milyar pada 2016 dan US$ 1,2 miliar pada 2017. Dari perkiraan, belanja modal sudah berkurang dari US$ 2 miliar per tahun.

(sumber foto: www.fcx.com (sumber foto: www.fcx.com

Pernyataan Freeport-McMoRan Inc seperti yang dikutip dari Wall Street Journal, Rabu, 9 Desember 2015, menyebutkan langkah tersebut diambil karena harga logam di pasar sedang mengalami penurunan. Sejumlah perusahaan penambang lainnya baru-baru ini memotong dividen mereka untuk meningkatkan likuiditas.

Adapun kontrak emas berjangka di New York Mercantile Exchange untuk Februari turun US$ 4,50 atau 0,4 persen menjadi US$ 1.072 per troy ounce. Harga itu menjadi terendah sejak 3 Desember 2015 di tengah kekhawatiran investor bahwa bank sentral Amerika atau Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sejak 2006.

Wall Street Journal mengungkapkan, sebelumnya Freeport-McMoRan pernah mengumumkan akan mengurangi produksi tembaga hingga 250 juta pound. Namun berdasarkan keputusan yang telah disepakati Rabu lalu, perusahaan tambang tersebut akan mengurangi produksi tembaga hingga 350 juta pound.

Perusahaan yang berbasis di Phoenix ini menyatakan pada Oktober 2015 akan mencari alternatif terkait bisnis minyak dan gas mereka yang juga tengah bermasalah. Pada 2013, Freeport membeli McMoRan Exploration Co dan Plains Exploration & Production Co seharga US$ 9 miliar.

Wall Street Journal menuliskan, saat pembelian tersebut dilakukan, tak beberapa lama harga minyak duni turun drastis. Utang pun dibebankan kepada perusahaan. Selama enam bulan pertama pada 2015, Freeport merogoh US$ 4,24 miliar terkait dengan depresiasi cadangan minyak dan gas.

Langkah Freeport ini muncul sehari setelah pengumuman penambang Anglo-Amerika PLC yang akan memangkas dividen sebagai bagian dari perampingannya. Selain Freeport, sejumlah perusahaan telah memotong dividennya, antara lain, Glencore PLC, Cliffs Natural Resources Inc., dan First Quantum Minerals Ltd.

Tempo.co

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)