Untar Juara Asiagraph Reallusion Award 2015 di Taiwan

Satu lagi prestasi anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di forum internasional. Adalah tiga mahasiswa Universitas Tarumanagara (Untar), yaitu Sandi, Regina dan Cindy yang tergabung dalam “Terima Kasih Production” berhasil menjuarai kompetisi film animasi di Taiwan dengan judul “Self Image”. Keberhasilan ini membuat mereka diapresiasi Asiagraph Reallusion Award 2015 dan menerima hadiah uang sebesar US$10.000.

(ke-3 dari kiri) Rektor Untar, Roesdiman Soegiarso, didampingi 3 mahasiswa berprestasi yang meraih Asiagraph Reallusion Award 2015.

"Kami dari universitas tidak mengambil bagian dari hadiah tersebut, namun kami selalu mendukung kegiatan positif para mahasiswa. Pengaturan hadiah kami serahkan ke fakultas, dalam hal ini Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) yang terkait dengan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Untar,” jelas Rektor Untar, Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso. M.Sc., Ph.D.

Kemenangan mahasiswa Untar itu berhasil menyisihkan sekitar 300 peserta dari berbagai universitas di Asia, seperti Australia, China, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, Indonesia, Thailand dan Singapura. Tim DKV Untar berhasil mewakili Indonesia bersama satu perguruan tinggi lainnya. Dari 19 tim yang lolos, akhirnya perwakilan Untar yang lolos menjadi pemenang.

Asiagraph Reallusion Award 2015 merupakan tahun ke-3. Ajang ini adalah kontes film animasi 2 dan 3 yang bergengsi di tingkat Asia untuk mahasiswa dan murid SMU. Nah, FSRD Untar jurusan DKV mampu menjuarai Asiagraph Reallusion Award 2015 di Yuan Ze University, Taiwan untuk kategori Best Creative dengan dosen pembimbing Sonny Adi Purnomo, S.Ds.

"Mengikuti kompetisi bertaraf internasional merupakan salah satu upaya Untar dalam menghadapi globalisasi dan persaingan yang semakin kompetitif. Pencapaian ini menambah daftar dosen dan mahasiswa Untar yang berprestasi di taraf internasional, sehingga kami mendorong mereka untuk lebih aktif berprestasi,” kata Roesdiman.

Sementara itu, Dekan FSRD Untar, Dr. Muchyar, M. Hum, mengungkapkan, banyak mahasiswa dan dosen yang memiliki potensi untuk menghasilkan karya-karya bertaraf internasional.Salah satunya adalah prestasi yang telah diraih tim ini. Ke depan, FSRD Untar akan terus berupaya untuk dapat berbicara di tingkat regional maupun internasional.

“Kemenangan ini tidak terlepas dari dukungan PT Tekno Logika Utama sebagai distributor software iClone dari Reallusion yng berpusat di Sillicon Valley, AS, yang telah memberi pelatihan dan bimbingan kepada tim DKV Untar. Kerja sama kedua pihak ini akan makin mendorong perkembangan peminatan multimedia pada Program Studi Desain Komunikasi Visual di FSRD Untar," ujar Muchyar lagi.

Ya, penghargaan Best Creative Asiagraph Reallusion Award 2015, kata Sonny Adi Purnomo, menilai beberapa aspek. Di antaranya tentang alur cerita, teknik, kreativitas dan software Tekno Logika Utama mendukung dalam memudahkan proses kreatif pembuatan film animasi tersebut. “Waktu kompetisi itu, peserta cuma diberi waktu 48 jam nonstop untuk membuat suatu karya animasi dengan tema filosofi Taiwan. Dosen tidak boleh masuk dalam ruangan peserta saat kompetisi berlangsung,” Sonny menegaskan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)