Upaya BSN Standarkan Kualitas Jelang MEA 2016

Indonesia Quality Expo (IQE) 2015 merupakan pameran yang diselenggarakan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan stakeholder standarisasi. Pelaksanaan acara IQE 2015 ini mengingat akan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 1 Januari 2016 nanti. Pameran ini berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 9 dan 10 November 2015. Pameran yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) ini dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Muhammad Nasir.

Tidak hanya pameran, rangkaian acara IQE 2015 ini meliputi launching Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata dan Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasok, seminar nasional, temu Masyarakat Standarisasi, penganugerahan SNI Award, penghargaan untuk Komite Teknis Perumus SNI Terbaik (HTCA), workshop serta training cara ekspor ke Timur Tengah dan sebagainya.

BSN memberikan penghargaan kepada 4 pemerintah daerah yaitu, Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mewakili wilayah Barat, Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat yang mewakili wilayah Timur. Selain memberikan penghargaan kepada 4 Pemda, BSN juga memberikan penghargaan kepada 6 Perguruan Tinggi di Indonesia. Keenam Perguruan Tinggi tersebut yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Surabaya, Institut Teknologi Bandung serta Universitas Sebelas Maret.

IMG_20151112_081224Pemilihan keenam Perguruan Tinggi ini atas dasar beberapa hal. Pertama, Perguruan Tinggi yang dipilih adalah Perguruan Tinggi yang aktif dalam membantu perumusan standar. Kedua, Perguruan Tinggi yang aktif membantu edukasi program-program BSN. Ketiga, Perguruan Tinggi yang turut serta memberikan pemikiran-pemikiran kajian dari narasumber. Dalam pelaksanaannya, BSN bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk turut serta mensosialisasikan setiap program BSN, seperti dengan Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan Masyarakat Standarisasi.

Di tahun 2015 ini, dalam mensosialisasikan program-programnya BSN menggunakan model percontohan-percontohan, sehingga langsung dalam bentuk tindakan.

Pada IQE 2015 ini BSN juga menandatangani kerja sama (MoU) di bidang standarisasi dan penilaian kesesuaian dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Yayasan Kehati (Keanekaragaan Hayati) dan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).

“Bentuk penadatanganan MoU antara BSN dan PNM misalnya kami memberikan pelatihan manajemen dan packaging kepada pelaku UMK (Usaha Menengah Kecil). Kalau suatu produk sudah bagus, tapi dari kemasannya tidak bagus, konsumen pun belum tentu mau membeli produk tersebut. Maka dari itu kami berikan pelatihan, sertifikasi dan diuji lagi.” ujar Merphino Soelaksmono, Kepala Bagian Corporate Communication.

Pameran yang berlangsung 2 hari ini diramaikan juga oleh sekitar 25 UKM dan 34Instansi pemerintah dan swasta yang mengisi stand yang sudah disediakan. Diantaranya adalah Petrokimia Gresik, Balai Sertifikasi Industri, PT. Kencana Gemilang (Miyako), PT. Pertamina Lubricants, dan Siemens. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)